Mengenal Fimosis, Kondisi Kelainan pada Kelamin Laki-laki Sebelum Khitan
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 15 September 2022 - 11:03 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kelainan pada alat kelamin bayi atau anak laki-laki cukup banyak terjadi dan beragam jenisnya, salah satu yang sering terjadi adalah fimosis.
Dokter di Klinik Jasmine MQ Medika, Reza Armansyah Soenendra mengatakan fimosis adalah kondisi dimana terjadi perlengketan pada kulup atau kulit penis menutupi lubang kencing pada bayi laki-laki.
Meski demikian, fimosis bukan suatu penyakit, melainkan hanya suatu kondisi yang bisa berujung pada penyakit-penyakit lainnya.
Baca juga:Nyeri saat Haid, Apakah Normal atau Gejala Penyakit?
"Nah, pada banyak kasus bayi di area kulup ini tidak bisa ditarik karena ada perlengketan. Dan ini macam-macam ada yang ringan, sedang hingga berat. Untuk kondisi berat, kulupnya sampai tidak bisa dibuka sama sekali," ucap Reza dalam Bincang Kesehatan bertajuk "Khitan pada Bayi Untuk Menghindari Fimosis," Kamis (15/9/2022).
Dia melanjutkan, para dokter anak berpendapat fimosis pada bayi baru lahir sangat banyak terjadi, jumlahnya bisa mencapai di atas 90 persen.
Reza berkata bahaya dari fimosis adalah jika pelengketannya luas dan dibiarkan dalam waktu lama.
Dokter di Klinik Jasmine MQ Medika, Reza Armansyah Soenendra mengatakan fimosis adalah kondisi dimana terjadi perlengketan pada kulup atau kulit penis menutupi lubang kencing pada bayi laki-laki.
Meski demikian, fimosis bukan suatu penyakit, melainkan hanya suatu kondisi yang bisa berujung pada penyakit-penyakit lainnya.
Baca juga:Nyeri saat Haid, Apakah Normal atau Gejala Penyakit?
"Nah, pada banyak kasus bayi di area kulup ini tidak bisa ditarik karena ada perlengketan. Dan ini macam-macam ada yang ringan, sedang hingga berat. Untuk kondisi berat, kulupnya sampai tidak bisa dibuka sama sekali," ucap Reza dalam Bincang Kesehatan bertajuk "Khitan pada Bayi Untuk Menghindari Fimosis," Kamis (15/9/2022).
Dia melanjutkan, para dokter anak berpendapat fimosis pada bayi baru lahir sangat banyak terjadi, jumlahnya bisa mencapai di atas 90 persen.
Reza berkata bahaya dari fimosis adalah jika pelengketannya luas dan dibiarkan dalam waktu lama.