LANGIT7.ID, Jakarta - Kelainan pada alat kelamin bayi atau anak laki-laki cukup banyak terjadi dan beragam jenisnya, salah satu yang sering terjadi adalah fimosis.
Dokter di Klinik Jasmine MQ Medika, Reza Armansyah Soenendra mengatakan fimosis adalah kondisi dimana terjadi perlengketan pada kulup atau kulit penis menutupi lubang kencing pada bayi laki-laki.
Meski demikian, fimosis bukan suatu penyakit, melainkan hanya suatu kondisi yang bisa berujung pada penyakit-penyakit lainnya.
Baca juga: Nyeri saat Haid, Apakah Normal atau Gejala Penyakit?"Nah, pada banyak kasus bayi di area kulup ini tidak bisa ditarik karena ada perlengketan. Dan ini macam-macam ada yang ringan, sedang hingga berat. Untuk kondisi berat, kulupnya sampai tidak bisa dibuka sama sekali," ucap Reza dalam Bincang Kesehatan bertajuk "Khitan pada Bayi Untuk Menghindari Fimosis," Kamis (15/9/2022).
Dia melanjutkan, para dokter anak berpendapat fimosis pada bayi baru lahir sangat banyak terjadi, jumlahnya bisa mencapai di atas 90 persen.
Reza berkata bahaya dari fimosis adalah jika pelengketannya luas dan dibiarkan dalam waktu lama.
"Kalau dibiarkan nanti bisa muncul infeksi. Infeksi saluran kencing utamanya," katanya.
Jika sudah demikian, hal tersebut terkadang bisa membuat anak laki-laki atau bayi tiba-tiba demam. Hal ini disebut
silent infection, yakni tidak terdapat gejala selama infeksi.
Baca juga: Agar Tetap Sehat Mental, Curhat ke Allah SWT Bukan Media Sosial"Tidak ada tanda-tanda sakit yang lain, tiba-tiba demam salah satu penyebab yang bisa kita cari adalah adanya efek saluran kencing," tutur Reza.
"Karena ada infeksi di area saluran kencing, hal ini akan menimbulkan gejala tetapi yang kelihatan adalah berat badan anak turun, padahal makannya tidak ada masalah, salah satu yang bisa dicari tahu atau bisa diidentifikasi adalah adanya infeksi pada saluran kencing," lanjut dia.
Menurut dia, hal inilah yang membuat banyak orang bilang sunat anak terlebih dahulu baru berat badanya akan naik dan mereka cepat bertumbuh.
"Makanya banyak yang bilang disunat dulu supaya beratnya naik, itu sebenarnya secara ilmiahnya ini, karena ada infeksi tidak ketahuan jadi kumannya makan dari apa yang dimakan si anak," pungkas Reza.
(sof)