Syaikh Yusuf Qardhawi membedah hukum wanita memandang lelaki. Meski boleh melihat wajah dan tubuh non-aurat, hukum berubah haram jika dibarengi syahwat demi menghindari fitnah dan panah iblis.
Hukum wanita memandang pria: boleh secara umum namun haram jika bersyahwat. Menyeimbangkan kebebasan sosial dan penjagaan moral, Al-Qardhawi menolak stigma wanita harus selalu mengurung diri.
Syaikh Yusuf Qardhawi mengupas tuntas hukum laki-laki memandang perempuan. Ia menekankan bahwa interaksi visual diperbolehkan selama bersih dari syahwat, demi menjaga keseimbangan antara fitrah dan etika.
Etika pertemuan dalam Islam bukan sekadar aturan lahiriah, tapi fondasi moral. Menahan pandangan, menjaga aurat, hingga bicara sopan adalah cermin kesucian hati dan martabat sosial.
Pertanyaan itu membekas hingga hari ini, menjadi salah satu momen penting dalam sejarah kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan dalam Islam.
Yang dilarang dengan tidak ada keraguan lagi ialah melihat dengan menikmati dan bersyahwat, karena ini merupakan pintu bahaya dan penyulut api. Sebab itu, ada ungkapan, memandang merupakan pengantar perzinaan.
Berdasarkan sunnah kauniyah (ketetapan Allah) yang umum ini, manusia diciptakan berpasang-pasangan, terdiri dari jenis laki-laki dan perempuan, sehingga kehidupan manusia dapat berlangsung dan berkembang.
Pengacara Hotman Paris Hutapea memberikan tiga pesan kepada para laki-laki di seluruh Indonesia. Hal ini berkaitan dengan kasus KDRT yang dialami Venna Melinda yang ditanganinya.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Alissa Qatrunnada Munawaroh Wahid, menegaskan bahwa Islam menjamin keseimbangan peran antara laki-laki dan perempuan untuk berkiprah di sektor domestik maupun publik.
Pakaian syari identik dengan pakaian muslimah yang terdiri dari jilbab hingga gamis. Namun ternyata, aturan berpakaian secara syari juga mengikat bagi laki-laki muslim. Begini aturannya.
Ustadz Khalid Basalamah memberikan nasihatnya kepada laki-laki agar mempunyai prinsip dalam hidup. Jangan sampai merendahkan hati di hadapan perempuan.