home lifestyle muslim

Janji Allah SWT bagi Ahli Sedekah, Perniagaan Tidak Merugi

Jum'at, 16 September 2022 - 06:58 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Dalam Islam, Jumat disebut sebagai penghulunya hari. Di mana banyak keistimewaan yang tersimpan di dalamnya. Salah satu yang identik dengan hari Jumat adalahbersedekah.

Seperti firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayar 254.

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَا عَةٌ ۗ وَا لْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan, dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim.”

Baca juga: Tafsir Ali Imran Ayat 134: Sedekah dalam Kondisi Lapang dan Sempit

Ayat tersebut menganjurkan umat Islam untuk senantiasa bersedekah dengan menyisihkan sebagian rezeki yang diberikan Allah SWT.

Pendakwah Ustaz Hanan Attaki mengatakan ada dua ayat dalam Al-Qur'an akan janji Allah SWT bagi mereka yang senang bersedekah, baik itu secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya