La Nyalla Diminta Surati Jokowi Tolak Kedatangan Timnas Israel U-20
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 18 September 2022 - 04:05 WIB
Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti menerima kedatangan sejumlah organisasi kemanusiaan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Sejumlah organisasi kemanusiaan Indonesia yakni MER-C, AWG, KISDI dan BSMI menemui Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di Ruang Delegasi Lantai 8, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta. Pertemuan itu membahas kedatangan timnas Israel U-20 ke Indonesia dalam rangka mengikuti Piala Dunia U-20 2023.
Hadir Ketua Presidium MER-C Indonesia, Sarbini Abdul Murad, Ketua PresidiumAqsa Working Group(AWG) M. Ansorullah, HM Mursalin (KISDI), Taufik Hidayat (LPPI), Bima Pradana (BSMI), Rima Manzanaris (Manager Operasional MER-C) dan Bayu E.K (BSMI).
Baca Juga:Pemerintah Diminta Tegas ke Israel Terkait Kejahatan HAM Apartheid
Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, meminta dukungan La Nyalla agar pemerintah menolak kedatangan timnas Israel U-20. Menurutnya, Israel merupakan negara pelanggar hak asasi manusia dan penjajah bangsa Palestina.
"Tentunya ini bertentangan dengan hukum internasional dan juga tujuan negara kita yang ingin mewujudkan perdamaian di muka bumi ini dengan menolak segala bentuk penjajahan. Selain itu, antara Indonesia dan Israel juga tidak punya hubungan diplomatik, sehingga sudah seharusnya tidak mengeluarkan visa bagi mereka," kata Sarbini dalam keterangan yang diterima Langit7.id, Sabtu (17/9/2022).
Sarbini menyebut kehadiran Israel melukai perjuangan Indonesia dalam hal kemanusiaan. Jika Israel sampai ke tanah air dan bisa bertanding, itu artinya sia-sia saja kerja para pegiat kemanusiaan di Palestina.
"Makanya kami minta Pak La Nyalla untuk menyurati Presiden (Jokowi) agar kita tidak berikan visa ke Israel. Sebagai bentuk komitmen menentang pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Israel terhadap Palestina yang masih terjadi hingga saat ini," ujar Sarbini.
Hadir Ketua Presidium MER-C Indonesia, Sarbini Abdul Murad, Ketua PresidiumAqsa Working Group(AWG) M. Ansorullah, HM Mursalin (KISDI), Taufik Hidayat (LPPI), Bima Pradana (BSMI), Rima Manzanaris (Manager Operasional MER-C) dan Bayu E.K (BSMI).
Baca Juga:Pemerintah Diminta Tegas ke Israel Terkait Kejahatan HAM Apartheid
Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, meminta dukungan La Nyalla agar pemerintah menolak kedatangan timnas Israel U-20. Menurutnya, Israel merupakan negara pelanggar hak asasi manusia dan penjajah bangsa Palestina.
"Tentunya ini bertentangan dengan hukum internasional dan juga tujuan negara kita yang ingin mewujudkan perdamaian di muka bumi ini dengan menolak segala bentuk penjajahan. Selain itu, antara Indonesia dan Israel juga tidak punya hubungan diplomatik, sehingga sudah seharusnya tidak mengeluarkan visa bagi mereka," kata Sarbini dalam keterangan yang diterima Langit7.id, Sabtu (17/9/2022).
Sarbini menyebut kehadiran Israel melukai perjuangan Indonesia dalam hal kemanusiaan. Jika Israel sampai ke tanah air dan bisa bertanding, itu artinya sia-sia saja kerja para pegiat kemanusiaan di Palestina.
"Makanya kami minta Pak La Nyalla untuk menyurati Presiden (Jokowi) agar kita tidak berikan visa ke Israel. Sebagai bentuk komitmen menentang pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Israel terhadap Palestina yang masih terjadi hingga saat ini," ujar Sarbini.