home edukasi & pesantren

IPO: Terjadi Pergeseran Elektabilitas Parpol Tengah, PAN Lewati PKS

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 15:29 WIB
Ilustrasi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto: Istimewa
Pergerakan elektabilitas partai politik (parpol) kelas menengah mulai mengalami perubahan. Kondisi tersebut menandakan adanya perlawanan parpol kelas menengah dalam menghadapi konstelasi politik 2024, terutama parpol berbasis pemilih Islam.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, perbaikan elektabilitas parpol kelas menengah pertanda bagus. Itu artinya, geliat yang dilakukan partai kelas menengah mendapat perhatian publik.

Baca Juga:Ketua MIUMI: Kesadaran Politik Bangsa yang Beradab Harus Dibangun

"PKB misalnya, meskipun berada di urutan teratas dengan angka 7.5 persen di kelompok parpol Islam, tetapi angkanya tidak jauh berbeda PAN dan PKS, sehingga masih memungkinkan terjadinya perebutan pemilih secara ketat," kata Dedi dalam keterangan media, Sabtu (14/8/2021).

Di luar kelompok PKB, PAN dan PKS, ada Partai Demokrat yang terlihat bergeliat. Pergerakan angkanya terasa sejak survei April 2021 di posisi ke empat.

"Ini kemajuan bagus untuk Demokrat dan AHY. Sementara Gerindra meskipun berada di tiga besar, tetapi trennya menurun," ujarnya.

Dalam temuan survei,Dedimendapati temuan baru, yakni pergerakan elektabilitas parpol kelas menengah. Pergeseran posisi paling terlihat menurunnya elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pada April 2021 berada di urutan kelima (5.3 persen) menurun ke posisi 8 (4.9 persen).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pks partai politik indonesia politival opinion dedi kurnia syah pan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya