Legislator Sebut Polemik JIS Sepele, Minta PSSI dan Jakpro Duduk Bareng
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 20 September 2022 - 21:05 WIB
Jakarta International Stadium (JIS). (foto: instagram/ @jakintstadium)
Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda meminta pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pengelola Jakarta International Stadion (JIS) PT JakPro untuk duduk bersama membahas polemik standar FIFA Stadion JIS. Perdebatan dinilai tidak perlu dilakukan lantaran tidak menghasilkan jalan keluar.
"Ini masalah sederhana menurut saya, duduk bersama PSSI menyampaikan parameter dan apa standar yang dipakai oleh PSSI. Ketika standar itu dianggap objektif kan bisa diterima semua pihak termasuk publik pecinta bola kita," kata Huda dalam keterangannya, dikutip Selasa (20/9/2022).
Baca Juga:Jakpro: JIS Sudah Seperti Stadion Eropa
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan bahwa PSSI memiliki otoritas menentukan stadion yang akan digunakan di pertandingan internasional. Namun, Huda menuturkan bahwa JIS juga memiliki ekspektasi agar stadion bisa digunakan untuk pertandingan yang masuk dalam agenda federasi sepakbola dunia atau FIFA.
"Istilah Jawa-nya itu jangan hanya saur manuk, di medsos, di ruang publik. Satu sisi JIS punya ekspektasi untuk dipakai dan sifatnya acuan yang sama karena PSSI merasa tidak harus memilih JIS dan seterusnya. Tidak ada salahnya kalau duduk bersama lalu apa kira-kira menyampaikan keputusan opsi-opsi standar yang digunakan," ujarnya.
Terkait penentuan standar FIFA, Huda menilai hal tersebut adalah masalah teknis. Dia pun berharap parameter yang digunakan PSSI itu didiskusikan dengan pihak JakPro sehingga ditemukan jalan tengah.
Baca Juga:Kaesang Sentil Stadion JIS Setelah Dinyatakan Tak Berstandar FIFA
"Ini masalah sederhana menurut saya, duduk bersama PSSI menyampaikan parameter dan apa standar yang dipakai oleh PSSI. Ketika standar itu dianggap objektif kan bisa diterima semua pihak termasuk publik pecinta bola kita," kata Huda dalam keterangannya, dikutip Selasa (20/9/2022).
Baca Juga:Jakpro: JIS Sudah Seperti Stadion Eropa
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan bahwa PSSI memiliki otoritas menentukan stadion yang akan digunakan di pertandingan internasional. Namun, Huda menuturkan bahwa JIS juga memiliki ekspektasi agar stadion bisa digunakan untuk pertandingan yang masuk dalam agenda federasi sepakbola dunia atau FIFA.
"Istilah Jawa-nya itu jangan hanya saur manuk, di medsos, di ruang publik. Satu sisi JIS punya ekspektasi untuk dipakai dan sifatnya acuan yang sama karena PSSI merasa tidak harus memilih JIS dan seterusnya. Tidak ada salahnya kalau duduk bersama lalu apa kira-kira menyampaikan keputusan opsi-opsi standar yang digunakan," ujarnya.
Terkait penentuan standar FIFA, Huda menilai hal tersebut adalah masalah teknis. Dia pun berharap parameter yang digunakan PSSI itu didiskusikan dengan pihak JakPro sehingga ditemukan jalan tengah.
Baca Juga:Kaesang Sentil Stadion JIS Setelah Dinyatakan Tak Berstandar FIFA