FIFA sebelumnya membatalkan drawing peserta Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan di Indonesia. Pembatalan ini diduga kuat akibat kencangnya penolakan keikutsertaan tim nasional (Timnas) sepak bola Israel.
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, dirinya tidak setuju dengan pandangan warganet tersebut. Menurutnya, pandangan sebagian publik tidak relevan dengan konteks yang dimaksud.
Huda menilai tidak hanya organisasi saja yang harus sehat, namun juga kualitas liga yang mesti ditingkatkan. Semakin baiknya kualitas liga, maka akan menunjang prestasi timnas.
Awalnya, pemerintah ingin membuat opsi agar sekolah wajib menerapkan Kurikulum Merdeka menggantikan Kurikulum 2013. Namun, setelah diskusi panjang, DPR masih menghitung dan mempertimbangkan banyak aspek soal kewajiban penerapan Kurikulum Merdeka.
Huda meminta agar PSSI melakukan perbaikan tata kelola sepak bola di Indonesia. Menurutnya, tragedi Kanjuruhan menjadi cambuk bagi sepak bola Indonesia untuk berbenah.
Terkait penentuan standar FIFA, Huda menilai hal tersebut adalah masalah teknis. Dia pun berharap parameter yang digunakan PSSI itu didiskusikan dengan pihak JakPro sehingga ditemukan jalan tengah.
Janji Kemenpora untuk segera merespon ancaman sanksi dari WADA tak terbukti di lapangan. Akibatnya, Merah Putih tidak berkibar dalam peristiwa bersejarah di ajang Thomas Cup 2021.