LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI,
Syaiful Huda meminta pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pengelola Jakarta International Stadion (JIS) PT JakPro untuk duduk bersama membahas polemik standar FIFA Stadion JIS. Perdebatan dinilai tidak perlu dilakukan lantaran tidak menghasilkan jalan keluar.
"Ini masalah sederhana menurut saya, duduk bersama PSSI menyampaikan parameter dan apa standar yang dipakai oleh PSSI. Ketika standar itu dianggap objektif kan bisa diterima semua pihak termasuk publik pecinta bola kita," kata Huda dalam keterangannya, dikutip Selasa (20/9/2022).
Baca Juga: Jakpro: JIS Sudah Seperti Stadion EropaPolitisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan bahwa
PSSI memiliki otoritas menentukan stadion yang akan digunakan di pertandingan internasional. Namun, Huda menuturkan bahwa JIS juga memiliki ekspektasi agar stadion bisa digunakan untuk pertandingan yang masuk dalam agenda federasi sepakbola dunia atau FIFA.
"Istilah Jawa-nya itu jangan hanya saur manuk, di medsos, di ruang publik. Satu sisi
JIS punya ekspektasi untuk dipakai dan sifatnya acuan yang sama karena PSSI merasa tidak harus memilih JIS dan seterusnya. Tidak ada salahnya kalau duduk bersama lalu apa kira-kira menyampaikan keputusan opsi-opsi standar yang digunakan," ujarnya.
Terkait penentuan standar
FIFA, Huda menilai hal tersebut adalah masalah teknis. Dia pun berharap parameter yang digunakan PSSI itu didiskusikan dengan pihak JakPro sehingga ditemukan jalan tengah.
Baca Juga: Kaesang Sentil Stadion JIS Setelah Dinyatakan Tak Berstandar FIFAAdapun terkait penilaian seperti parameter dan ukurannya seperti mengapa PSSI memilih di Pakansari kemudian di Bandung. Menurutnya tidak ada masalah jika PSSI duduk bersama termasuk dengan pihak JIS yang menyampaikan secara objektif.
"Karena itu perdebatan menyangkut soal JIS yang sudah memenuhi standar FIFA, kemudian dianulir oleh PSSI dan seterusnya itu levelnya memang jadi teknis. Kenapa memilih Pakansari atau Gelora Bandung Lautan Api itu sama-sama kan kalau mau mengklaim itu standar FIFA, ya itu standar FIFA. Artinya ini hanya soal pilihan subjektif dari PSSI," tutur legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VII itu.
Seperti diketahui, PSSI membatalkan rencana menggelar laga Timnas Indonesia melawan Curacao di laga FIFA Matchday di JIS pada 27 September mendatang. PSSI menyebut kalau JIS banyak kekurangan di berbagai titik, mulai dari akses masuk stadion,
safety and security, minim area parkir, hingga sulitnya mengakses lokasi dengan transportasi umum.
Baca Juga:
PSSI Nilai Stadion JIS Belum Layak untuk Laga FIFA Match Day
DPRD DKI Jakarta Pertimbangkan Bentuk Pansus Robohnya Pagar JIS
Keren, Desain JIS Mudahkan Para Suporter untuk Shalat(asf)