home global news

Krisis Pangan Memburuk, Nyaris Satu Juta Orang Hadapi Kelaparan

Kamis, 22 September 2022 - 14:05 WIB
Ilustrasi kelaparan akibat krisis pangan dunia. Foto: Langit7.id/iStock
Hampir satu juta orang di Afghanistan, Ethiopia, Sudan Selatan, Somalia, dan Yaman kelaparan. Setidaknya negara-negara tersebut akan menghadapi kelaparan tahun ini tanpa adanya bantuan seiring memburuknya krisis pangan global.

Hal demikian disampaikan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Konflik lokal dan cuaca ekstrem tetap menjadi pendorong utama kelaparan akut. Tahun ini diperparah dengan ketidakstabilan ekonomi terkait dengan efek dari pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina.

Baca Juga:Pemerintah Genjot Peningkatan Produksi Kedelai Dalam Negeri



"Kekeringan parah di Tanduk Afrika telah mendorong orang-orang ke jurang kelaparan. Kerawanan pangan akut meningkat dengan cepat dan menyebar ke seluruh dunia. Tanpa respons kemanusiaan yang ditingkatkan secara besar-besaran, situasinya kemungkinan akan memburuk dalam beberapa bulan mendatang," demikian pernyataan FAO pada, Kamis (22/9/2022).

Meskipun harga komoditas pertanian global telah mencapai rekor tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, harga pangan lokal di beberapa negara tetap tinggi dan berisiko naik kembali jika kesepakatan yang ditengahi PBB untuk meningkatkan pengiriman gandum dan pupuk Rusia dan Ukraina gagal. Ukrainamerupakan eksportir biji-bijian terbesar keempat di dunia, sementara Rusia menempati urutan ketiga untuk ekspor biji-bijian dan pertama untuk ekspor pupuk.

Baca Juga:22 Juta Penduduk Pakistan Krisis Pangan Akibat Banjir Bandang
Berita Terkait
Berita Lainnya