home edukasi & pesantren

Perhatikan Adab Bermedia Sosial Biar Tak Jadi Fasik

Ahad, 15 Agustus 2021 - 04:03 WIB
KH Muhammad Deden Makhyarudin Foto: Youtube/AQL Islamic Center
Salah menggunakan dinding maya dalam membagikan informasi bisa menyebabkan seseorang menjadi fasik. Begitu Pimpinan Indonesia Murojaah Foundation, KH Deden Muhammad Makhyarudin memperingatkan masyarakat dalam bermedia sosial.

KH Deden mengutip salah satu riwayat Imam Ahmad terkait asbab nuzul surah Al-Hujurat ayat 6. Allah Ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, apabila datang seorang fasik dengan membawa suatu informasi maka periksalah dengan teliti agar kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum, karena suatu kebodohan, sehingga kalian menyesali perbuatan yang telah kalian lakukan.”

Sosok yang dimaksud dalam ayat ini adalah sahabat muda, yakni Al-Walid bin Uqah. Ia pernah diutus oleh Rasulullah untuk mengambil zakat dari Bani Mustaril.

Imam Ahmad meriwayatkan, suatu ketika Al-Hartis bin Dinar menghadap kepada Rasulullah SAW. Ia pun diajak masuk Islam. Ajakan itu diterima dengan senang hati dan membaca syahadat sebagai ikrar keislaman.

Rasulullah SAW lalu mengimbau Al-Harits untuk membayar zakat. Ia pun menyanggupinya seraya berkata, “Ya Rasulullah, aku akan pulang ke kaumku untuk mengajak mereka masuk Islam dan menunaikan zakat. Orang-orang yang mengikuti seruanku akan aku kumpulkan zakatnya. Apabila telah tiba waktunya, maka kirimkanlah utusan untuk mengambil zakat itu.”

Setelah Al-Harits mengumpulkan zakat dari kaumnya, dan waktu yang ditetapkan telah tiba, tak seorang pun utusan Rasulullah SAW yang datang menemuinya untuk mengambil zakat. Al-Harits mengira telah terjadi sesuatu yang menyebabkan Rasulullah marah.

Ia pun mengumpulkan para tokoh Bani Mustaril. “Sesungguhnya Rasulullah telah menetapkan waktu untuk mengutus seseorang untuk mengambil zakat yang telah aku kumpulkan, dan beliau tidak pernah ingkar janji.” Ucap Al-Harits.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
adab medsos adab bermedsos kh deden muhammad makhyarudin
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya