home community

Grup Karinding Oetara, Pilih Bermusik untuk Berdakwah

Ahad, 25 September 2022 - 16:30 WIB
Grup musik Karinding Oetara tampil di Muktamar Persis. (Foto: Langit7/Muhajir).
Karinding Oetara merupakan grup musik tradisional yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Mereka berhasil menarik perhatian di panggung seni Muktamar Persis.

Nama Karinding diambil dari alat musik tradisional Jawa Barat yang bernama Karinding. Alat musik itu terbuat dari bambu atau pelepah aren yang dibentuk sedemikian rupa menjadi satu kesatuan alat musik pukul dan tiup.

"Karinding, cara memainkan, ada tipe dipukul, dan tiup," kata Raya Rana pemain Karinding dalam grup Karinding Oetara saat berbincang dengan Langit7.id, Ahad (25/9/2022).

Raya mengatakan, Karinding dulu dipakai para petani Sunda untuk mengusir hama seperti tikus dan burung di Sawah. Beberapa literatur mengatakan, keberadaan alat musik ini sudah ada sejak awal masa sejarah Sunda.

Baca Juga: Museum Mini di Muktamar Persis, Ada Kuliner sampai Souvenir

Karinding sudah lama eksis di beberapa daerah di Parahyangan sejak ditemukan pertama kali. Alat musik ini eksis di daerah Pasir Mukti yang berada di Tasikmalaya, Malangbong yang berada di daerah Garut, Cikalong, Cianjur, Sumedang, dan Pajampangan yang berada di Sukabumi juga Banten.

"Kenapa memilih alat musik tradisional, karena kami juga ingin menjunung tinggi atau membudayakan tradisional," kata Raya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
grup musik musik dalam islam berdakwah muktamar persis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya