Dua Waktu Mustajab untuk Berdoa, Ini Kata Ustaz Adi Hidayat
Andi Muhammad
Rabu, 28 September 2022 - 08:00 WIB
Dua Waktu Mustajab untuk Berdoa, Ini Kata Ustaz Adi Hidayat. Foto: Istimewa.
Setiap umat Islam pastinya ingin doa dijabah oleh Allah SWT. Maka dari itu, seusai melaksanakan ibadah salat, setiap mukmin selalau memanjat doa yang sama berulang kali agar dijabah Allah SWT.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, ada dua waktu mustajab untuk berdoa. Yakni saat waktu sekitar 20-30 menit sebelum Subuh, dan sesaat sebelum mengakhiri salat.
"Jika dalam posisi ini tasyahud akhir sebelum salam kita punya kesempatan untuk meminta apa yang kita mintakan," kata UAH dikutip dalam penggalan ceramahnya di kanal Adi Hidayat Official, Rabu (28/9/2022).
Baca Juga:Tausiah Rabu Pagi: Islam Sangat Kecam Perilaku Diskriminatif
Apapun yang diminta, lanjut UAH, mulai dari kekayaan, istri salihah, minta tempat di surga dan lain sebagainya insyaAllah akan dijabah.
Pendiri Pusat Kajian Islam Quantum Akhyar Institut ini menambahkan, apa yang dikatakan Nabi Muhammad SAW kita dapat memanjatkan doa setelah tasyahud sebagai berikut:
Allahumma inni a'udzubika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabilqabri, wa min fitnatil mahya walmamati, wa min syarri fitnatil masihiddajjal.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, ada dua waktu mustajab untuk berdoa. Yakni saat waktu sekitar 20-30 menit sebelum Subuh, dan sesaat sebelum mengakhiri salat.
"Jika dalam posisi ini tasyahud akhir sebelum salam kita punya kesempatan untuk meminta apa yang kita mintakan," kata UAH dikutip dalam penggalan ceramahnya di kanal Adi Hidayat Official, Rabu (28/9/2022).
Baca Juga:Tausiah Rabu Pagi: Islam Sangat Kecam Perilaku Diskriminatif
Apapun yang diminta, lanjut UAH, mulai dari kekayaan, istri salihah, minta tempat di surga dan lain sebagainya insyaAllah akan dijabah.
Pendiri Pusat Kajian Islam Quantum Akhyar Institut ini menambahkan, apa yang dikatakan Nabi Muhammad SAW kita dapat memanjatkan doa setelah tasyahud sebagai berikut:
Allahumma inni a'udzubika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabilqabri, wa min fitnatil mahya walmamati, wa min syarri fitnatil masihiddajjal.