Indonesia Juara Diabetes, Komisi IX Dorong Pengawasan Minuman Berpemanis
Muhajirin
Rabu, 28 September 2022 - 19:48 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, meminta pemerintah mengontrol serta mengawasi makanan dan minuman siap saji yang mengandung gula. Itu tidak terlepas dari status Indonesia yang memiliki penderita diabetes nomor lima di dunia.
“Ingat loh, Indonesia saat ini juara dunia nomor lima jumlah penderita diabetes,” kata Rahmad dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (28/9/2022).
International Diabetes Federation (IDF) melalui IDF Diabetes Atlas 2021 merilis data, tercatat 537 juta orang dewasa (20-79 tahun) di seluruh dunia hidup dengan diabetes. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta. Itu berarti prevalensi diabetes di Indonesia sebesar 10,6%.
Baca Juga: Diabetes Mengintai, Pemerintah Diminta Terapkan Cukai untuk Minuman Berpemanis
Menurut dia, kondisi tersebut harus dijadikan pengingat untuk menyelamatkan anak bangsa dari berbagai penyakit akibat kebanyakan mengonsumsi gula serta makanan dengan kadar gula tinggi.
Dia menjelaskan, diabetes merupakan ibu dari banyak penyakit kronis seperti gangguan jantung, gagal ginjal, stroke, dan lain sebagainya. Bahkan, penyakit tersebut bisa membebani APBN.
“Ingat loh, Indonesia saat ini juara dunia nomor lima jumlah penderita diabetes,” kata Rahmad dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (28/9/2022).
International Diabetes Federation (IDF) melalui IDF Diabetes Atlas 2021 merilis data, tercatat 537 juta orang dewasa (20-79 tahun) di seluruh dunia hidup dengan diabetes. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta. Itu berarti prevalensi diabetes di Indonesia sebesar 10,6%.
Baca Juga: Diabetes Mengintai, Pemerintah Diminta Terapkan Cukai untuk Minuman Berpemanis
Menurut dia, kondisi tersebut harus dijadikan pengingat untuk menyelamatkan anak bangsa dari berbagai penyakit akibat kebanyakan mengonsumsi gula serta makanan dengan kadar gula tinggi.
Dia menjelaskan, diabetes merupakan ibu dari banyak penyakit kronis seperti gangguan jantung, gagal ginjal, stroke, dan lain sebagainya. Bahkan, penyakit tersebut bisa membebani APBN.