Keteladanan Rasulullah dalam Menyelesaikan Konflik Rumah Tangga
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 30 September 2022 - 13:31 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Konflik dalam rumah tangga adalah hal biasa yang penyelesaiannya tergantung dari reaksi kita dan pasangan. Sebagai Muslim, sudah sepatutnya kita meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk penyelesaian konflik rumah tangga.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya mengatakan Rasulullah dan Sayyidah Aisyah menyelesaikan konflik rumah tangga dengan indah.
Baca juga: Gambaran Fisik Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam: Sempurna
Menurut Buya Yahya, ketika Nabi saw menemukan sesuatu yang berbeda dari Aisyah ra seperti marah, maka beliau langsung menghiburnya. Namun, saat hal tersebut tak teratasi, Rasulullah akan memanggil seseorang untuk menjadi penengah mereka. Orang itu adalah ayah Aisyah, Abu Bakar Ash Shiddiq.
"Ada satu masalah yang lumayan, karena Aisyah waktu itu masih sangat muda jadi kedewasaannya belum terbangun, akhirnya Nabi mendatangkan penengah, yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq," kata Buya Yahya dalam salah satu video dakwahnya di channel Buya Yahya, dikutip Jumat (30/9/2022).
"Nabi berkata pada Abu Bakar as Siddiq, bahwa dia memiliki masalah dengan anaknya dan memintanya untuk menjadi penengah," tambah Buya Yahya.
Namun, lanjut Buya Yahya, sang mertua Rasulullah menolak karena menganggap dirinyaisa bisa bersikap tidak adil pada keduanya.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya mengatakan Rasulullah dan Sayyidah Aisyah menyelesaikan konflik rumah tangga dengan indah.
Baca juga: Gambaran Fisik Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam: Sempurna
Menurut Buya Yahya, ketika Nabi saw menemukan sesuatu yang berbeda dari Aisyah ra seperti marah, maka beliau langsung menghiburnya. Namun, saat hal tersebut tak teratasi, Rasulullah akan memanggil seseorang untuk menjadi penengah mereka. Orang itu adalah ayah Aisyah, Abu Bakar Ash Shiddiq.
"Ada satu masalah yang lumayan, karena Aisyah waktu itu masih sangat muda jadi kedewasaannya belum terbangun, akhirnya Nabi mendatangkan penengah, yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq," kata Buya Yahya dalam salah satu video dakwahnya di channel Buya Yahya, dikutip Jumat (30/9/2022).
"Nabi berkata pada Abu Bakar as Siddiq, bahwa dia memiliki masalah dengan anaknya dan memintanya untuk menjadi penengah," tambah Buya Yahya.
Namun, lanjut Buya Yahya, sang mertua Rasulullah menolak karena menganggap dirinyaisa bisa bersikap tidak adil pada keduanya.