Malacak Dalang di Balik Pemberontakan G30S Menurut Lima Versi
Muhajirin
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 17:15 WIB
Monumen Pancasila Sakti di Jakarta Timur untuk mengenang kematian para Jenderal dalam pemberontakan G30S (foto: istimewa)
Setiap akhir September, masyarakat Indonesia mengenang salah satu peristiwa paling tragis sepanjang sejarah Indonesia setelah merdeka yaitu Gerakan 30 September (G30S) dibunuhnya para jenderal. Sampai saat ini G30S masih menyimpan banyak misteri. Peristiwa itu menewaskan enam jenderal dan satu perwira pertama militer Indonesia.
Mayoritas masyarakat meyakini dalang utama G30S adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, dari berbagai penelitian, setidaknya ada lima versi tentang pelaku G30S tersebut.
Jurnalis Total Politik, Budi Adiputro, lima versi sejarah G30S itu yang masih kontroversi itu mulai dari PKI, konflik internal Angkatan Darat, Soekarno, Soeharto, dan unsur asing terutama Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA).
1. PKI
PKI sebagai dalang G30S merupakan versi rezim Orde Baru. Literatur pertama dibuat sejarawan Nugroho Notosusanto dan Ismael berjudul Tragedi Nasional Percobaan Kup G30S/PKI di Indonesia (1968).
“(Buku ini) yang menjadi pijakan penting film penghianatan G30S PKI garapan Arifin C. Noer,” kata Budi di kanal Total Politik, Sabtu (1/10/2022). Buku itu menyebut skenario PKI yang memang sudah lama ingin mengkomuniskan Indonesia.
Mayoritas masyarakat meyakini dalang utama G30S adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, dari berbagai penelitian, setidaknya ada lima versi tentang pelaku G30S tersebut.
Jurnalis Total Politik, Budi Adiputro, lima versi sejarah G30S itu yang masih kontroversi itu mulai dari PKI, konflik internal Angkatan Darat, Soekarno, Soeharto, dan unsur asing terutama Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA).
1. PKI
PKI sebagai dalang G30S merupakan versi rezim Orde Baru. Literatur pertama dibuat sejarawan Nugroho Notosusanto dan Ismael berjudul Tragedi Nasional Percobaan Kup G30S/PKI di Indonesia (1968).
“(Buku ini) yang menjadi pijakan penting film penghianatan G30S PKI garapan Arifin C. Noer,” kata Budi di kanal Total Politik, Sabtu (1/10/2022). Buku itu menyebut skenario PKI yang memang sudah lama ingin mengkomuniskan Indonesia.