Derby Manchester, Pemain Kenakan Pita Hitam atas Tragedi Kanjuruhan
Fajar adhitya
Ahad, 02 Oktober 2022 - 21:30 WIB
Pemain Manchester United dan Manchester City memakai pita hitam (foto: Manchester United)
Derby Manchester City vs Manchester United dalam laga lanjutan Premier League 2022/2023 turut membawa duka atas tragedi sepak bola yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Kerusuhan selepas pertandingan Arema Fc Vs Persebaya menyebabkan 125 orang meninggal.
Para pemain kedua tim menjalani pertandingan dengan mengenakan pita hitam di lengan. Dilansir The Guardian, Ilkay Gundogan dan Bruno Fernandes memimpin para pemain memasuki lapangan.
Baca juga:La Liga Berkabung Tragedi Kanjuruhan, Pemain Valencia dan Espanyol Lakukan Penghormatan
“Kedua tim mengenakan ban lengan hitam karena tragedi di Indonesia,” dikutip Ahad (2/10/2022) saat kick off di Stadion Etihad.
Manchester City dan Manchester United secara resmi melalui media sosial resmi klub menyampaikan belasungkawa. Kedua tim turut bersedih atas tragedi yang menimpa sepak bola Indonesia Liga 1 2022/2023.
“Manchester United sangat berduka atas tragedi yang terjadi di Malang dan kami berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk para korban dan keluarganya. Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia,” tulis Manchester United.
Kerusuhan selepas pertandingan Arema Fc Vs Persebaya menyebabkan 125 orang meninggal.
Para pemain kedua tim menjalani pertandingan dengan mengenakan pita hitam di lengan. Dilansir The Guardian, Ilkay Gundogan dan Bruno Fernandes memimpin para pemain memasuki lapangan.
Baca juga:La Liga Berkabung Tragedi Kanjuruhan, Pemain Valencia dan Espanyol Lakukan Penghormatan
“Kedua tim mengenakan ban lengan hitam karena tragedi di Indonesia,” dikutip Ahad (2/10/2022) saat kick off di Stadion Etihad.
Manchester City dan Manchester United secara resmi melalui media sosial resmi klub menyampaikan belasungkawa. Kedua tim turut bersedih atas tragedi yang menimpa sepak bola Indonesia Liga 1 2022/2023.
“Manchester United sangat berduka atas tragedi yang terjadi di Malang dan kami berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk para korban dan keluarganya. Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia,” tulis Manchester United.