Mencintai Rasulullah SAW Bagian dari Akidah Seorang Muslim
Muhajirin
Rabu, 05 Oktober 2022 - 19:30 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Ulama mazhab Maliki asal Maroko, Syekh Syarif Hasan Al-Kattani Al-Hasani Al-Maliki, menegaskan, tidak sempurna keimanan seorang muslim jika tidak mencintai Rasulullah SAW.
Mencintai Rasulullah adalah bagian dari akidah seorang muslim. Itu termaktub dalam kalimat syahadat “laa ilaha illallah Muhammad Rasulullah” (tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Muhammad adalah utusan Allah).
Baca Juga: Tumbuhkan Cinta Rasul, Masjid Al-A'zhom Pamerkan Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW
“Termasuk sempurnanya keimanan kepada Nabi SAW agar mencintai beliau melebihi diri kita, anak-anak kita, dan harta kita. Nabi SAW bersabda kepada Umar bin Khattab,” kata Syeikh Hasan dalam sebuah tausiyahnya, dikutip akun manhaj.ahlussunnah, Rabu (5/10/2022).
Hal tersebut didasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Suatu ketika Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah SAW, “Demi Allah ya Rasulullah! Sesungguhnya aku mencintaimu melebihi segala sesuatu kecuali diriku.”
Mencintai Rasulullah adalah bagian dari akidah seorang muslim. Itu termaktub dalam kalimat syahadat “laa ilaha illallah Muhammad Rasulullah” (tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Muhammad adalah utusan Allah).
Baca Juga: Tumbuhkan Cinta Rasul, Masjid Al-A'zhom Pamerkan Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW
“Termasuk sempurnanya keimanan kepada Nabi SAW agar mencintai beliau melebihi diri kita, anak-anak kita, dan harta kita. Nabi SAW bersabda kepada Umar bin Khattab,” kata Syeikh Hasan dalam sebuah tausiyahnya, dikutip akun manhaj.ahlussunnah, Rabu (5/10/2022).
Hal tersebut didasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Suatu ketika Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah SAW, “Demi Allah ya Rasulullah! Sesungguhnya aku mencintaimu melebihi segala sesuatu kecuali diriku.”