Orang Tua Tak Harmonis Penyebab Anak Ikut Anggota Gangster
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 06 Oktober 2022 - 13:00 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Ada banyak alasan yang menyebabkan para remaja bergabung dengan anggota gangster dan ikut terlibat dalam perilaku negatif seperti tawuran, narkoba, dan lainnya.
Menurut CEO Rumah Konseling, Muhammad Iqbal mengatakan keharmonisan rumah tangga menjadi penyebab kenakalan remaja. Artinya antar orang tua tidak harmonis dan kompak, di mana kerap terjadi pertengkaran atau bahkanperceraian.
Baca juga: Psikolog: Banyak Tulang Punggung Keluarga Jadi Korban Kanjuruhan
"Jadi kedekatan sesama orang tua itu sangat penting. Kalau orang tua harmonis dan kompak, anak-anak akan hormat dan respek. Tetapi kalau orang tua sering berantem atau bahkan bercerai ini membuat anak-anak tidak punya role model dan tidak punya contoh serta tidak punya orang yang mereka takutkan, sehingga membuat mereka liar," ujar Iqbal kepada Langi7, Kamis (6/10/2022).
Dia melanjutkan, mendidik anak tidak perlu dengan teori tetapi cukup dengan memperlihatkan keteladanan kepada mereka.
"Semua bergantung sama orang tua. Mendidik itu tidak perlu banyak teori cukup dengan keteladanan," katanya.
Lebih lanjut, dosenUniversitas Paramadina itu mengatakan orang tua harus memberikan contoh saat menginginkan anak-anak tumbuh dengan baik.
Menurut CEO Rumah Konseling, Muhammad Iqbal mengatakan keharmonisan rumah tangga menjadi penyebab kenakalan remaja. Artinya antar orang tua tidak harmonis dan kompak, di mana kerap terjadi pertengkaran atau bahkanperceraian.
Baca juga: Psikolog: Banyak Tulang Punggung Keluarga Jadi Korban Kanjuruhan
"Jadi kedekatan sesama orang tua itu sangat penting. Kalau orang tua harmonis dan kompak, anak-anak akan hormat dan respek. Tetapi kalau orang tua sering berantem atau bahkan bercerai ini membuat anak-anak tidak punya role model dan tidak punya contoh serta tidak punya orang yang mereka takutkan, sehingga membuat mereka liar," ujar Iqbal kepada Langi7, Kamis (6/10/2022).
Dia melanjutkan, mendidik anak tidak perlu dengan teori tetapi cukup dengan memperlihatkan keteladanan kepada mereka.
"Semua bergantung sama orang tua. Mendidik itu tidak perlu banyak teori cukup dengan keteladanan," katanya.
Lebih lanjut, dosenUniversitas Paramadina itu mengatakan orang tua harus memberikan contoh saat menginginkan anak-anak tumbuh dengan baik.