Rishi Sunak jadi Perdana Menteri Inggris Gantikan Liz Truss
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 24 Oktober 2022 - 22:36 WIB
Rishi Sunak memenangkan perlombaan untuk menjadi Perdana Menteri Inggris menggantikan Liz Truss yang mundur beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)
Rishi Sunak dikabarkan menjadi Perdana Menteri (PM) baru Inggris menggantikan Liz Truss. Sunak memenangkan perlombaan untuk memimpin Partai Konservatif yang saat ini berkuasa.
Dilansir dari Reuters, Senin (24/10/2022), Sunak yang merupakan politisi terkaya di Westminster itu akan menjadi PM Inggris menggantikan Liz Truss. Sunak akan diminta membentukan pemerintahannya oleh Raja Charles III setelah Inggris mengalami penurunan ekonomi yang membuat jutaan orang lebih miskin.
Baca Juga:PM Liz Truss Mundur, Sri Mulyani Singgung Kondisi Ekonomi di Inggris
Sunak mengalahkan politisi sentris Penny Mordaunt, yang gagal mendapatkan cukup dukungan dari anggota parlemen untuk memasuki pemungutan suara. Sementara saingannya, eks PM Boris Johnson, menarik diri dari perlombaan lantaran dia tidak bisa lagi menyatukan partai.
"Keputusan ini merupakan keputusan bersejarah dan menunjukkan, sekali lagi, keragaman dan bakat partai kami. Rishi mendapatkan dukungan penuh dari saya," kata Mordaunt dalam sebuah pernyataan saat dia mengundurkan diri dari perlombaan hanya beberapa menit sebelum pemenang diumumkan.
Sunak memiliki 'pekerjaan besar' sebagai pengganti Truss yang hanya bertahan selama 44 hari sebelum mengundurkan diri. Salah satunya adalah memulihkan stabilitas negara yang sedang jatuh akibat gejolak politik dan ekonomi selama bertahun-tahun, serta berusaha memimpin sebuah partai yang retak di sepanjang garis ideologis.
Menurut salah satu anggota yang hadir di parlemen, Sunak mengatakan kepada partai bahwa mereka menghadapi "krisis eksistensial" dan anggota parlemen sekarang harus fokus pada kebijakan bukan kepribadian. "Bersatu atau mati," ujarnya.
Dilansir dari Reuters, Senin (24/10/2022), Sunak yang merupakan politisi terkaya di Westminster itu akan menjadi PM Inggris menggantikan Liz Truss. Sunak akan diminta membentukan pemerintahannya oleh Raja Charles III setelah Inggris mengalami penurunan ekonomi yang membuat jutaan orang lebih miskin.
Baca Juga:PM Liz Truss Mundur, Sri Mulyani Singgung Kondisi Ekonomi di Inggris
Sunak mengalahkan politisi sentris Penny Mordaunt, yang gagal mendapatkan cukup dukungan dari anggota parlemen untuk memasuki pemungutan suara. Sementara saingannya, eks PM Boris Johnson, menarik diri dari perlombaan lantaran dia tidak bisa lagi menyatukan partai.
"Keputusan ini merupakan keputusan bersejarah dan menunjukkan, sekali lagi, keragaman dan bakat partai kami. Rishi mendapatkan dukungan penuh dari saya," kata Mordaunt dalam sebuah pernyataan saat dia mengundurkan diri dari perlombaan hanya beberapa menit sebelum pemenang diumumkan.
Sunak memiliki 'pekerjaan besar' sebagai pengganti Truss yang hanya bertahan selama 44 hari sebelum mengundurkan diri. Salah satunya adalah memulihkan stabilitas negara yang sedang jatuh akibat gejolak politik dan ekonomi selama bertahun-tahun, serta berusaha memimpin sebuah partai yang retak di sepanjang garis ideologis.
Menurut salah satu anggota yang hadir di parlemen, Sunak mengatakan kepada partai bahwa mereka menghadapi "krisis eksistensial" dan anggota parlemen sekarang harus fokus pada kebijakan bukan kepribadian. "Bersatu atau mati," ujarnya.