Ribuan Arsip Pendiri Pesantren Al-Hamidiyah Diserahkan ke ANRI
Hasanah syakim
Selasa, 25 Oktober 2022 - 12:00 WIB
Ribuan Arsip Pendiri Pesantren Al-Hamidiyah Diserahkan ke ANRI. Foto: Istimewa.
Yayasan Islam Al-Hamidiyah (YIA) Depok melakukan serah terima arsip foto dan video Almaghfurlah KH Achmad Sjaichu, selaku pendiri Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, Depok kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Penyelamatan arsip foto dan video tersebut dilakukan selama kurang lebih dua bulan, mulai Senin enam September hingga 22 Oktober 2022, jumlah arsip yang berhasil diselamatkan, yaitu 1.076 arsip foto terkait aktivitas dan kiprah KH Achmad Sjaichu.
Direktur YIA, Imam Susanto, mengatakan kerja sama dan proses penyerahan arsip dalam momentum Hari Santri Tahun 2022 ini dilakukan dengan penuh kesadaran. Menurut dia, allahu yarham KH Achmad Sjaichu adalah santri yang kelak menjadi salah satu pelaku sejarah bangsa Indonesia.
"Sehingga segala dokumen dan arsipnya layak menjadi milik Negara.Kami berharap dokumen dan arsip ini nantinya dapat dikelola dan ditata dengan baik oleh ANRI," katanya, dikutip Selasa (24/10/2022).
Baca Juga:Dubes RI di Tunisia: Santri Berperan Bangun Peradaban Bangsa
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa nantinya arsip ini juga dapat dimanfaatkan dan mudah diakses oleh pihak yang membutuhkan, terutama bagi beberapa kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para peneliti.
“Hari Santri ini lahir karena peran para kiai, ulama, dan santri yang luar biasa memerjuangkan Republik Indonesia. Saya kira momen penyerahan arsip dari Kiai Sjaichu, menandai perjuangannya memerdekakan, memertahankan, dan membesarkan Republik Indonesia melalui Islam," ujarnya.
Penyelamatan arsip foto dan video tersebut dilakukan selama kurang lebih dua bulan, mulai Senin enam September hingga 22 Oktober 2022, jumlah arsip yang berhasil diselamatkan, yaitu 1.076 arsip foto terkait aktivitas dan kiprah KH Achmad Sjaichu.
Direktur YIA, Imam Susanto, mengatakan kerja sama dan proses penyerahan arsip dalam momentum Hari Santri Tahun 2022 ini dilakukan dengan penuh kesadaran. Menurut dia, allahu yarham KH Achmad Sjaichu adalah santri yang kelak menjadi salah satu pelaku sejarah bangsa Indonesia.
"Sehingga segala dokumen dan arsipnya layak menjadi milik Negara.Kami berharap dokumen dan arsip ini nantinya dapat dikelola dan ditata dengan baik oleh ANRI," katanya, dikutip Selasa (24/10/2022).
Baca Juga:Dubes RI di Tunisia: Santri Berperan Bangun Peradaban Bangsa
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa nantinya arsip ini juga dapat dimanfaatkan dan mudah diakses oleh pihak yang membutuhkan, terutama bagi beberapa kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para peneliti.
“Hari Santri ini lahir karena peran para kiai, ulama, dan santri yang luar biasa memerjuangkan Republik Indonesia. Saya kira momen penyerahan arsip dari Kiai Sjaichu, menandai perjuangannya memerdekakan, memertahankan, dan membesarkan Republik Indonesia melalui Islam," ujarnya.