LANGIT7.ID, Jakarta - Duta Besar RI di Tunisia, Zuhairi Misrawi, menilai para santri memiliki peran penting dalam membangun peradaban. Itu sudah terbukti saat para santri berjuang melawan penjajahan di Nusantara.
Zuhairi menyampaikan hal tersebut dalam peringatan
Hari Santri Nasional 2022 di Wisma Dubes RI, Tunis pada Sabtu (22/10/2022) waktu setempat. Kegiatan itu digelar bersama Persatuan Pelajar Indonesia (PPI Tunisia), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU), dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM Tunisia).
Menurut Zuhairi, Hari Santri merupakan momen penting untuk merefleksikan peran santri pada masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang dalam membangun bangsa. Para santri telah berperan dalam membangun peradaban bangsa sejak Indonesia belum merdeka.
Baca Juga: Keunggulan dan Tantangan Santri Saat Terjun ke Dunia Profesional
"Para pendiri bangsa kita adalah kaum santri, KH Hasyim Asy'ari dan KH Ahmad Dahlan. Bahkan, Bung Karno juga seorang santri karena belajar Islam dari Syaikhona Kholil Bangkalan, HOS Cokroaminoto, KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy'ari, KH Wahab Hasbullah," kata Zuhairi dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (24/10/2022).
Maka dari itu, melalui momen Hari Santri Nasional, dia mengajak para santri untuk sungguh-sungguh mendarmabaktikan pengabdian pada Bumi Pertiwi yaitu Indonesia. Apalagi, kata dia, peringatan Hari Santri di Tunisia merupakan inisiasi para santri.
"Saya menyambut baik inisiatif para santri di Tunisia ini agar kita memperingati Hari Santri Nasional 2022," ucapnya.
Dia menjelaskan, santri merupakan sosok yang mempunya karakter luhur. Di antaranya, para santri mempunyai akhlak mulia, karena pendidikan pesantren memiliki penekanan khusus pada dimensi akhlak.
Baca Juga: Cerita Abdul Manan, dari Santri Jadi Jurnalis dan Ketua AJI
Di samping itu, para santri juga mempunyai budaya ilmu, belajar, dan menambah ilmu tiada henti. Budaya ini terus dipegang meski sudah berstatus sebagai alumni pondok pesantren. Santri sudah banyak yang berkiprah di kacah nasional bahkan internasional.
"Terakhir, para santri merupakan sosok yang mempunyai ketulusan dalam mengabdi pada umat, bangsa, dan kemanusiaan. Saya yakin dan percaya, jika para santri berperan aktif dalam membangun peradaban Indonesia, maka negeri ini akan semakin damai dan kuat di masa yang akan datang," ujar Zuhairi.
Dalam acara itu, KBRI Tunisia turut menghadirkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan peringatan tersebut. Seperti senandung shalawat Nabi Muhammad SAW, diskusi, dan kuliner Nusantara.
(jqf)