Sejarah Adzan Jumat di Indonesia, Dikumandangan 1 dan 2 Kali
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 06:00 WIB
Ilustrasi kumandang adzan Jumat di Indonesia. (Foto: Istimewa).
Ada perbedaan jumlah kumandang adzan Jumat di masjid-masjid wilayah Indonesia. Sebagian masjid melakukan azdan sekali dan yang lainnya azan sebanyak dua kali.
Lantas bagaimana sejarah dan mana yang paling tepat dilakukan?
Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, pada zaman Nabi Muhammad SAW, adzan Jumat dilakukan sekali. Namun, adzan Jumat dilakukan dua kali saat kepemimpinan Utsman bin Affan.
Menurutnya, ada illat saat Utsman memutuskan adzan Jumat dikumandangkan sebanyak dua kali. Saat masa kekhalifahannya, jumlah umat Islam terus bertambah banyak.
Baca Juga: Sejarah Munculnya Adzan dan Sebutan Bilal Sang Muadzin
"Saat itu pula belum ditemukan pengeras suara seperti speaker. Nah, Utsman berijtihad untuk adzan Jumat dua kali," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (27/10/2022).
Adapun adzan pertama kali dilangsungkan sebelum masuk waktu zuhur. Maksudnya untuk memperingatkan agar umat dapat bersiap-siap untuk beribadah.
Lantas bagaimana sejarah dan mana yang paling tepat dilakukan?
Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, pada zaman Nabi Muhammad SAW, adzan Jumat dilakukan sekali. Namun, adzan Jumat dilakukan dua kali saat kepemimpinan Utsman bin Affan.
Menurutnya, ada illat saat Utsman memutuskan adzan Jumat dikumandangkan sebanyak dua kali. Saat masa kekhalifahannya, jumlah umat Islam terus bertambah banyak.
Baca Juga: Sejarah Munculnya Adzan dan Sebutan Bilal Sang Muadzin
"Saat itu pula belum ditemukan pengeras suara seperti speaker. Nah, Utsman berijtihad untuk adzan Jumat dua kali," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (27/10/2022).
Adapun adzan pertama kali dilangsungkan sebelum masuk waktu zuhur. Maksudnya untuk memperingatkan agar umat dapat bersiap-siap untuk beribadah.