Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 14 Juli 2026
home wirausaha syariah detail berita

Menkeu Soroti Gelatin Halal Lokal, Dinilai Berpeluang Gantikan Produk Impor

tim langit 7 Selasa, 14 Juli 2026 - 09:27 WIB
Menkeu Soroti Gelatin Halal Lokal, Dinilai Berpeluang Gantikan Produk Impor
LANGIT7.ID-Jakarta; Gelatin halal produksi dalam negeri menjadi salah satu produk yang paling menarik perhatian Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau D-8 Halal Expo Indonesia 2026. Menurutnya, produk tersebut berpeluang memenuhi kebutuhan industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor apabila kapasitas produksinya mampu ditingkatkan.

"Saya lihat tadi banyak UMKM yang berbasis halal yang saya pikir bisa didorong untuk bisa tumbuh lebih cepat lagi ke depan. Tadi ada satu produk, gelatin halal. Saya pikir kalau ini bisa betul-betul bisa supply banyak harusnya kita bisa menggantikan produk-produk impor tadi. Tapi ini musti diteliti lagi," jelas Menkeu dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/7/2026).

Selain melihat potensi produk tertentu, Menkeu menilai pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis halal, memiliki peluang besar untuk berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk halal. Karena itu, penguatan ekosistem industri halal dinilai penting agar mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas akses pasar.

Upaya tersebut juga dinilai perlu didukung melalui penguatan kerja sama ekonomi syariah di antara negara-negara anggota Developing-8 (D-8). Menurut Menkeu, kolaborasi tersebut dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas sekaligus mendorong investasi yang saling menguntungkan.

"ini kan salah satu kegiatan awal untuk mempererat kerjasama antara negara Islam sehingga ekonomi syariah betul-betul bertumbuh di negara-negara Islam. Jadi kita akan tingkatkan terus kerjasama dengan D-8 termasuk mengundang investornya dan mengirimkan investor kita ke sana kalau diperlukan.," kata Menkeu.

Pernyataan tersebut disampaikan Menkeu usai mengunjungi D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 di Senayan Tennis Indoor Complex, Jakarta, Rabu (8/7). Dalam kunjungannya, ia berkeliling ke sejumlah tenant dan berdialog langsung dengan para pelaku usaha untuk melihat perkembangan industri halal sekaligus mendengarkan peluang dan tantangan yang mereka hadapi.

Menkeu menilai penyelenggaraan D-8 Halal Expo Indonesia menjadi wadah strategis untuk mempererat kerja sama antarnegara Islam sekaligus mempromosikan produk halal Indonesia ke pasar internasional.

“Ini saya baru mengunjungi pameran showcase halal. Saya pikir ini bagus untuk mempererat kerja sama antar negara Islam dan mempromosikan produksi halal Indonesia dengan negara itu secara timbal balik.” ujar Menkeu.

Sebagai informasi, D-8 Halal Expo Indonesia 2026 berlangsung pada 8–12 Juli 2026 sebagai ajang promosi, perdagangan, dan kolaborasi industri halal yang mempertemukan pelaku usaha, investor, serta mitra bisnis dari negara-negara anggota D-8. Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 100 tenant, paviliun internasional, business matching, media center, festival kuliner, dan pertunjukan budaya. Kegiatan itu diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam pengembangan industri halal global.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 14 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan