Tren 2023, Gen Z Pilih Fesyen Muslim Minim Detail dengan Warna Berani
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 31 Oktober 2022 - 20:12 WIB
Koleksi Hijab Chic di Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan. Foto: Instagram/@hijabchic
Kalangan generasi Z yang terdiri dari remaja hingga dewasa muda cenderung menyukai tampilan modest wear yang "clean" atau tidak banyak detail. Selain itu, generasi Z lebih suka berekspresi dengan warna-warna yang cenderung berani dan cerah.
Pemilik naPocut Zada Amanda mengatakan warna-warna berani relevan untuk ditampilkan tahun depan.
Baca juga: Rachel Amanda Ajak Gen Z Aktif di Kegiatan Positif
"Kalau biasa modest wear itu yang ditawarkan warna-warna kalem seperti pastel. Nah untuk generasi Z, mereka lebih suka warna-warna yang berani. Jadi memang cenderung kami tawarkan warna-warna berani itu yang relevan untuk tahun depan," kata Pemilik naPocut Zada Amanda kepada media dalam acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2023, dikutip dari Antara, Senin (31/10/2022).
Sementara tampilan "clean" yang disukai generasi Z adalah tampilan dengan tidak banyak memainkan detail atau lebih sederhana.
Zada kemudian menerjemahkan tren itu tidak hanya pada koleksi hijab-hijabnya tapi juga melalui tampilan head to toe di panggung perdananya dalam JFW 2023.
Senada dengan Zada, pendiri HijabChic Nisa Pratiwi menyebutkan tren serupa di tahun depan. Bersama jenama fesyennya, Nisa menuangkan tren tersebut dalam koleksi "Opera Pink" dan dipamerkan lewat ajang Jakarta Fashion Week 2023.
Pemilik naPocut Zada Amanda mengatakan warna-warna berani relevan untuk ditampilkan tahun depan.
Baca juga: Rachel Amanda Ajak Gen Z Aktif di Kegiatan Positif
"Kalau biasa modest wear itu yang ditawarkan warna-warna kalem seperti pastel. Nah untuk generasi Z, mereka lebih suka warna-warna yang berani. Jadi memang cenderung kami tawarkan warna-warna berani itu yang relevan untuk tahun depan," kata Pemilik naPocut Zada Amanda kepada media dalam acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2023, dikutip dari Antara, Senin (31/10/2022).
Sementara tampilan "clean" yang disukai generasi Z adalah tampilan dengan tidak banyak memainkan detail atau lebih sederhana.
Zada kemudian menerjemahkan tren itu tidak hanya pada koleksi hijab-hijabnya tapi juga melalui tampilan head to toe di panggung perdananya dalam JFW 2023.
Senada dengan Zada, pendiri HijabChic Nisa Pratiwi menyebutkan tren serupa di tahun depan. Bersama jenama fesyennya, Nisa menuangkan tren tersebut dalam koleksi "Opera Pink" dan dipamerkan lewat ajang Jakarta Fashion Week 2023.