Haedar Nashir: Indonesia Milik Semua, Tak Boleh Condong ke Mazhab Tertentu
Muhajirin
Selasa, 01 November 2022 - 15:54 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir (foto: Muhammadiyah.or.id)
Ketua Umum PPMuhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan, Indonesia merupakan rumah besar bagi masyarakat Indonesia yang beragam. Maka itu, dia menilai negara tidak perlu condong ke mazhab tertentu karena bisa membahayakan kemajemukan yang selama ini menjadi mozaik bangsa Indonesia.
Haedar mengatakan, Indonesia dibangun di atas fondasi persatuan. Indonesia menjadi negara dengan kemajemukan yang tinggi, sehingga perbedaan pandangan agama adalah yang wajar.
Dalam tatanan beragama, khususnya agama Islam, Haedar menilai negara juga harus menerapkan pola yang sama. Tak perlu condong ke mazhab tertentu. Tugas negara merangkul semua golongan.
Baca Juga: UFS: Pentingnya Toleransi Sesama Muslim Jaga Ukhuwah Islamiyah
Perbedaan pandangan Dalam hal furu'iyah (cabang) adalah hal yang biasa saja. Selama bukan perbedaan di bidang akidah, maka bisa hidup saling ber-tasamuh (toleransi). Tidak boleh saling menyesatkan dan merasa kelompoknya paling benar dan yang lain salah.
Haedar mengatakan, Indonesia dibangun di atas fondasi persatuan. Indonesia menjadi negara dengan kemajemukan yang tinggi, sehingga perbedaan pandangan agama adalah yang wajar.
Dalam tatanan beragama, khususnya agama Islam, Haedar menilai negara juga harus menerapkan pola yang sama. Tak perlu condong ke mazhab tertentu. Tugas negara merangkul semua golongan.
Baca Juga: UFS: Pentingnya Toleransi Sesama Muslim Jaga Ukhuwah Islamiyah
Perbedaan pandangan Dalam hal furu'iyah (cabang) adalah hal yang biasa saja. Selama bukan perbedaan di bidang akidah, maka bisa hidup saling ber-tasamuh (toleransi). Tidak boleh saling menyesatkan dan merasa kelompoknya paling benar dan yang lain salah.