home sosok muslim

Aisha Bewley: Terjemahkan Ratusan Kitab, Bawa Turats ke Barat

Selasa, 01 November 2022 - 19:24 WIB
Aisha Abdurrahman Bewley (foto: Facebook/The Lady Aisha College)
Dalam tradisi keilmuan Islam dikenal istilah Turats yang bermakna kitab dan warisan ulama klasik atau terdahulu. Biasanya Turats beredar di negara Islam, bahkan sebatas di kalangan ulama atau pesantren. Namun berkat jasa seorang muslimah bernama Aisha Abdurrahman Bewley, Turats kini berhasil sampai ke negara-negara Barat.

Muslimah kelahiran Amerika pada 1948 itu aktif menerjemahkan karya-karya Islam klasik dari bahasa Arab ke bahasa Inggris. Sejak memeluk Islam pada 1968, dia telah menghabiskan lima dekade terakhir mempelajari referensi tradisi keilmuan islam. Dia juga membuat artikel untuk komunitas muslim dalam Bahasa Inggris.

Bahkan, dia bekerjasama dengan sang suami, Abdalhaqq Bewley, menerjemahkan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Inggris. Selain itu, buku-buku klasik yang telah diterjemahkan seputar buku-buku tafsir, hadits, kitab tentang hukum Islam (fikih), tasawuf, hingga buku sejarah Islam.



Baca Juga: Mengenal Ibnu Ajurrum, Penulis Kitab Jurumiyah yang Legendaris



Aisha merupakan muslimah yang menjadi penulis atau penerjemah kitab Islam klasik atau turats paling produktif. Katalog serikat pekerja WorldCat mencantumkan Aisha sebagai penulis atau penerjemah untuk 73 karya dalam 172 publikasi dalam 3 bahasa dan 855 perpustakaan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muslimah inspiratif kitab kuning turats 500 muslim berpengaruh dunia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya