home global news

Percayalah, Allah Mengabulkan Permohonan Tanpa Batas

Rabu, 18 Agustus 2021 - 18:30 WIB
Ilustrasi dua anak kecil tengah belajar membiasakan diri meminta kepada Allah SWT dengan berdoa. Foto: Langit7.id/iStock
Pendiri Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menjelaskan, Allah Ta’ala mengabulkan doa atau permohonan hamba-Nya tanpa batas. Itu termaktub dalam surah Al-Imran ayat 38-39 saat Nabi Zakariyah meminta doa kepada Allah Ta’ala agar dikaruniai anak.

Diketahui, saat itu Nabi Zakariyah memasuki usia renta. Secara medis tidak mungkin memiliki anak. Demikian pula istrinya, monopos dan mandul. Tiga catatan medis yang membuat seseorang mustahil memiliki anak. Bahkan, Zakariyah kerap mendapat sindiran bahkan cacian lantaran tidak bisa punya anak.

Baca Juga:Jenis Tingkatan Dosa: Paling Kecil hingga Hobi Maksiat tapi Allah Maha Pemaaf

Namun, doa Nabi Zakariyah yang diabadikan dalam surah tersebut bisa menjadi bukti. Bila mendapat ujian, maka amalan Zakariyah bisa dilakukan. Zakariyah pun masuk ke dalam mihrab (tempat khusus ibadah), shalat, lalu berdoa dengan menggunakannama Allah sesuai dengan permohonan.

"Nama Allah yang mengabulkan, memberikan sesuatu tanpa batas disebut Al-Wahhab. Permohonannya menggunakan kalimat Hab misalnya habli. Kata Hab ini berasal dari wahab, yakni meminta kepada Allah denga nama-Nya Al-Wahhab," kata UAH melalui kanal Adi Hidayat Official, dikutip Rabu (18/8/2021).

Al-Wahhab adalah nama dari Allah yang memberi pemberian tanpa batas. Jika ada orang dihukumi atas satu keterbatasan, maka bukan alasan untuk berkecil hati. Ada Allah yang akan mengabulkan semua permohonan. Hal mustahil menjadi seusatu yang biasa saja. Hal yang tak mungkin menjadi mungkin.

"Tinggalkan opini manusia dan beralih kepada Allah lalu berdoa dengan menyebut nama Allah yang tanpa batas itu (Al-Wahhab)," ucap UAH.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya