Dahsyatnya Tahajud bagi Kesehatan: Batin Lebih Tenang, Stres Hilang
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 05 November 2022 - 07:01 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Salah satu kebiasaan orang saleh adalah yang melakukan salat sepertiga malam atautahajud. Arti kata kebiasaan di sinilah adalah yang cukup sering melakukan.
Dalam surat Adz Dzaariyaat ayah 17-18, Allah Ta'ala berfirman:
كَانُوا۟ قَلِيلًا مِّنَ ٱلَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُو
"Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). (QS. Adz-Dzaariyaat: 17-18).
Baca juga: Bolehkah Shalat Tahajud setelah Witir Saat Ramadhan?
Waktu sepertiga malam terakhir memiliki banyak sekalikeutamaan. Sudah tentu, orang saleh enggan melewati kesempatan untuk beribadah dan memprioritaskan Allah SWT.
Dalam surat Adz Dzaariyaat ayah 17-18, Allah Ta'ala berfirman:
كَانُوا۟ قَلِيلًا مِّنَ ٱلَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُو
"Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). (QS. Adz-Dzaariyaat: 17-18).
Baca juga: Bolehkah Shalat Tahajud setelah Witir Saat Ramadhan?
Waktu sepertiga malam terakhir memiliki banyak sekalikeutamaan. Sudah tentu, orang saleh enggan melewati kesempatan untuk beribadah dan memprioritaskan Allah SWT.