Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 06 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Bolehkah Shalat Tahajud setelah Witir Saat Ramadhan?

Muhajirin Kamis, 07 April 2022 - 00:00 WIB
Bolehkah Shalat Tahajud setelah Witir Saat Ramadhan?
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Shalat witir merupakan shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, di antara waktu Isya dan shalat Subuh. Jumlah rakaatnya ganjil. Shalat dilakukan setelah shalat lain seperti tarawih dan tahajud.

Namun, timbul pertanyaan, apakah boleh shalat tahajud setelah shalat witir? Bagaimana ketentuan dan aturan shalat tahajud setelah shalat witir? Pertanyaan itu kerap terpikirkan, sebab Rasulullah SAW bersabda:

“Jadikanlah witir sebagai penutup shalat malammu." Ali bin Abi Thalib berkata, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “tidak ada 2 witir dalam satu malam."

Baca juga: Shaum Ramadhan Angkat Derajat Mukmin Jadi Muttaqin

Di luar ramadhan, mengerjakan witir cenderung tidak menimbulkan pertanyaan, karena shalat itu dilakukan setelah tahajud. Tapi pada saat Ramadhan, ada shalat tarawih yang umumnya dikerjakan setelah shalat Isya.

Terkait hal ini, ada satu hadits Rasulullah yang menyebutkan, “Barangsiapa yang khawatir tidak bisa bangun di akhir malam, hendaklah ia melakukan witir di awal malam. Dan siapa yang berharap mampu bangun di akhir malam, hendaklah ia witir di akhir malam, karena shalat di akhir malam disaksikan oleh para malaikat dan hal itu adalah lebih afdhal (utama).” (HR Muslim)

Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, berdasarkan riwayat tersebut, shalat tahajud usai mengerjakan shalat witir boleh saja dilakukan. Ini berdasar dari perintah untuk menjadikan shalat witir sebagai penutup malam hanya sebatas anjuran, bukan kewajiban.

“Boleh shalat, shalatlah (bagi) yang dimudahkan Allah badan sehat, tidak mengantuk, maka shalatlah. Tapi jangan shalat witir lagi,” kata UAS saat menjawab pertanyaan jamaah dalam salah satu tausiahnya, dikutip Rabu (6/4/2022).

Ada pula hadits riwayat Tirmidzi, Nasa’i, dan Abu Daud yang menerangkan, tidak boleh dilakukan shalat witir dalam satu malam. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Aisyah dan disebutkan oleh Imam Ahmad dalam Kitab Musnad Imam Ahmad bin Hanbal.

Baca juga: Direktur PTIQ: Puasa Bukan Sekadar Seremoni, tapi Momentum Perbaikan Akhlak

Hadits itu menerangkan, Aisyah mengatakan, Nabi pernah shalat dua rakaat setelah witir dan nabi dalam keadaan shalat duduk. Hikmah dari hadits ini boleh melaksanakan shalat tahajud setelah witir usai shalat tarawih.

Namun hendaknya umat Islam tetap menempatkan shalat witir sebagai penutup malam. Jika sudah ada niat untuk melaksanakan shalat tahajud, maka lebih baik witir dikerjakan setelah tarawih.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 06 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)