LANGIT7.ID, Jakarta - Shalat witir merupakan shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, di antara waktu Isya dan shalat Subuh. Jumlah rakaatnya ganjil. Shalat dilakukan setelah shalat lain seperti tarawih dan tahajud.
Namun, timbul pertanyaan, apakah boleh shalat tahajud setelah shalat witir? Bagaimana ketentuan dan aturan shalat tahajud setelah shalat witir? Pertanyaan itu kerap terpikirkan, sebab Rasulullah SAW bersabda:
“Jadikanlah witir sebagai penutup shalat malammu." Ali bin Abi Thalib berkata, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “tidak ada 2 witir dalam satu malam."
Baca juga: Shaum Ramadhan Angkat Derajat Mukmin Jadi MuttaqinDi luar ramadhan, mengerjakan witir cenderung tidak menimbulkan pertanyaan, karena shalat itu dilakukan setelah tahajud. Tapi pada saat Ramadhan, ada shalat tarawih yang umumnya dikerjakan setelah shalat Isya.
Terkait hal ini, ada satu hadits Rasulullah yang menyebutkan, “Barangsiapa yang khawatir tidak bisa bangun di akhir malam, hendaklah ia melakukan witir di awal malam. Dan siapa yang berharap mampu bangun di akhir malam, hendaklah ia witir di akhir malam, karena shalat di akhir malam disaksikan oleh para malaikat dan hal itu adalah lebih afdhal (utama).” (HR Muslim)
Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, berdasarkan riwayat tersebut, shalat tahajud usai mengerjakan shalat witir boleh saja dilakukan. Ini berdasar dari perintah untuk menjadikan shalat witir sebagai penutup malam hanya sebatas anjuran, bukan kewajiban.
“Boleh shalat, shalatlah (bagi) yang dimudahkan Allah badan sehat, tidak mengantuk, maka shalatlah. Tapi jangan shalat witir lagi,” kata UAS saat menjawab pertanyaan jamaah dalam salah satu tausiahnya, dikutip Rabu (6/4/2022).
Ada pula hadits riwayat Tirmidzi, Nasa’i, dan Abu Daud yang menerangkan, tidak boleh dilakukan shalat witir dalam satu malam. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Aisyah dan disebutkan oleh Imam Ahmad dalam Kitab Musnad Imam Ahmad bin Hanbal.
Baca juga: Direktur PTIQ: Puasa Bukan Sekadar Seremoni, tapi Momentum Perbaikan AkhlakHadits itu menerangkan, Aisyah mengatakan, Nabi pernah shalat dua rakaat setelah witir dan nabi dalam keadaan shalat duduk. Hikmah dari hadits ini boleh melaksanakan shalat tahajud setelah witir usai shalat tarawih.
Namun hendaknya umat Islam tetap menempatkan shalat witir sebagai penutup malam. Jika sudah ada niat untuk melaksanakan shalat tahajud, maka lebih baik witir dikerjakan setelah tarawih.
(jqf)