Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home masjid detail berita

Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri maupun Berjamaah, Lengkap dengan Arab dan Latin

esti setiyowati Rabu, 18 Februari 2026 - 16:33 WIB
Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri maupun Berjamaah, Lengkap dengan Arab dan Latin
Ilustrasi shalat tarawih pada bulan Ramadhan. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga di siang hari. Keistimewaan bulan suci ini juga terletak pada syiar malam harinya melalui ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, yakni Shalat Tarawih.

Shalat tarawih menyimpan keistimewaan yang luar biasa, yakni menjadi penggugur dosa-dosa di masa lalu bagi siapa saja yang mendirikannya.

Janji pengampunan ini ditegaskan dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Barang siapa yang melaksanakan sholat (Tarawih) pada bulan Ramadhan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’ala) makan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘Alaih).

Baca juga: Memahami Perbedaan Rakaat Tarawih Muhammadiyah dan NU: Dua Pintu Ijtihad dalam Ramadan

Panduan Pelaksanaan: Niat dan Tata Cara Shalat Tarawih

Mengingat keutamaan pahalanya yang luar biasa, Shalat Tarawih menjadi momen terbaik untuk "memperpanjang" interaksi kita dengan Sang Pencipta setelah seharian berpuasa.

Agar ibadah malam di bulan Ramadhan semakin sempurna, memahami aspek teknis mulai dari niat hingga doa adalah kunci.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pelafalan niat, yang dibedakan berdasarkan cara pelaksanaannya.

Niat Shalat Tarawih Sendiri

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt.”

Bacaan Niat Shalat Tarawih sebagai Imam

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah swt.”

Lafal Niat Shalat Tarawih sebagai Makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah swt.”

Baca juga: Sejarah Salat Tarawih: Di Masa Rasulullah SAW Tidak Dikenal

Tata Cara Shalat Tarawih

Adapun tata cara shalat tarawih adalah sebagai berikut:

1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram

2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil membaca niat di dalam hati

3. Baca ta'awudz dan Surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan pembacaan salah satu surat pendek di Al-Qur’an

4. Rukuk

5. I'tidal

6. Sujud pertama

7. Duduk di antara dua sujud

Baca juga: Di Zaman Umar bin Khattab Salat Tarawih Sampai Subuh: Yang Dibaca Surat al-Anfal sampai Al-Sajadah

8. Sujud kedua

9. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua

10. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Dan begitu seterusnya sampai selesai pada rakaat yang dikehendaki.

11. Mengerjakan shalat witir

12. Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai shalat Tarawih.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)