home global news

Pemilu 2024

Gus Yasin Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Politik Identitas

Senin, 07 November 2022 - 17:45 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. (Foto: Humas Pemprov Jateng)
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan politik identitas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dia menilai politik identitas berpotensi memecah-belah bangsa Indonesia.

Taj Yasin mengatakan Pemilu baru akan digelar pada 2024 mendatang, namun saat ini berbagai upaya politik mulai banyak dilakukan. Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu tidak ingin keharmonisan masyarakat dinodai dengan oknum-oknum yang menggunakan dalih politik praktis.

"Dan perlu kita antisipasi juga, kita nggak perlu ke politik identitas. Identitas itu iya ada, namun nggak perlu sampai ke dalam. (Contohnya) Kalau tidak sama dengan kita nggak boleh kita dukung dan seterusnya. Nggak boleh ada lagi," kata Taj Yasin dalam keterangannya usai menghadiri Haul Akbar Pahlawan Nasional KH Ahmad Rifai di Pendapa Kendal, dikutip Senin (7/11/2022).

Baca Juga:Mardani Ali Sera: Jawa Jadi Kunci Kemenangan PKS

Selain politik identitas, wagub juga mengimbau masyarakat tidak mudah terhasut dengan paham radikal. Menurutnya, sistem pemerintahan Demokrasi Pancasila sudah keputusan final para pendiri bangsa dan tokoh-tokoh agama.

"Nah ini harus benar-benar kita serukan bahwa negara (sistem pemerintahan) Indonesia ini sudah final (sepakat). Tidak boleh lagi ada yang membahas apakah Pancasila itu islami atau tidak, karena itu adalah kesepakatan para ulama, termasuk Kiai Ahmad Rifai juga ikut andil memperjuangkan itu," ujar Gus Yasin.

Gus Yasin meminta pengikut Jami'iyah Rifa'iyah untuk melanjutkan perjuangan KH Ahmad Rifai. Caranya yaitu dengan bersama-sama mempertahankan kedaulatan Bangsa Indonesia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jawa tengah taj yasin maimoen pemilu 2024 politik identitas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya