Sejarah Hari Pahlawan, Ini Peristiwa yang Terjadi di Surabaya
Mahmuda attar hussein
Rabu, 09 November 2022 - 08:00 WIB
Monumen tugu pahlawan di Surabaya. (Foto: Istimewa).
Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sejarah mencatat ada pertempuran hebat pada momen tersebut, berpusat di Surabaya, Jawa Timur.
Pertempuran antara pasukan perjuangan Indonesia melawan tentara Inggris ini merupakan tragedi terbesar setelah Proklamasi kemerdekaan.
Bahkan menjadi pertempuran terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia, dan menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.
Dalam buku "Bung Tomo, Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November" karya Abdul Waid disebutkan, pertempuran di Surabaya terjadi dipicu oleh kemarahan rakyat Indonesia di Surabaya karena akan dikembalikan sebagai negara jajahan Belanda.
Baca Juga: Menguatkan Umat Lewat Film-Film Kepahlawanan Muslim
Peristiwa itu bermula saat kedatangan tentara Inggris usai kekalahan Jepang. Mereka mendarat di Jakarta dan berada di Surabaya pada pertengahan September.
Rombongan sekutu yang tiba di Surabaya pada 18 September 1945 kemudian menempati Hotel Yamato, Jalan Tunjungan 65, Surabaya. Rombongan ini terdiri dari opsir Sekutu dan Belanda dari Allief Forces Netherlands East Indies (AFNEI) bersama-sama Palang Merah Jakarta.
Pertempuran antara pasukan perjuangan Indonesia melawan tentara Inggris ini merupakan tragedi terbesar setelah Proklamasi kemerdekaan.
Bahkan menjadi pertempuran terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia, dan menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.
Dalam buku "Bung Tomo, Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November" karya Abdul Waid disebutkan, pertempuran di Surabaya terjadi dipicu oleh kemarahan rakyat Indonesia di Surabaya karena akan dikembalikan sebagai negara jajahan Belanda.
Baca Juga: Menguatkan Umat Lewat Film-Film Kepahlawanan Muslim
Peristiwa itu bermula saat kedatangan tentara Inggris usai kekalahan Jepang. Mereka mendarat di Jakarta dan berada di Surabaya pada pertengahan September.
Rombongan sekutu yang tiba di Surabaya pada 18 September 1945 kemudian menempati Hotel Yamato, Jalan Tunjungan 65, Surabaya. Rombongan ini terdiri dari opsir Sekutu dan Belanda dari Allief Forces Netherlands East Indies (AFNEI) bersama-sama Palang Merah Jakarta.