Kemenparekraf Beri Pelatihan Wirausaha Bagi Penggerak Desa Wisata
Hasanah syakim
Jum'at, 11 November 2022 - 23:19 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melatih para penggerak wisata desa, menjadi pelaku wirausaha yang andal di daerahnya masing-masing. Pelaku wisata akan dilatih menjadi wirausaha andal, melalui empat materi pembelajaran.
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini Mohamad Paham menyampaikan keempat materi yang diberikan tersebut meliputi Manajemen Sdm, Digital Marketing, Digital Keuangan, serta Business Plan.
"Pelatihan ini dalam rangkaian Program Kampanye Sadar Wisata 5.0. Setelah menyelesaikan seri pelatihan, berupa pengembangan inovasi produk dan kapasitas bidang pariwisata serta ekonomi kreatif, pelatihan dilanjutkan dengan pengembangan kewirausahaan desa wisata," kata Martini dikutip, Jumat (11/11/2022).
Baca juga:Menparekraf Berharap Momentum Libur Nataru Bisa Dongkrak Pariwisata
Pelatihan menyasar pelaku pariwisata berasal dari delapan desa wisata di sekitar Destinasi Super Prioritas Danau Toba, yaitu Desa Wisata Silalahi Pagar Batu, Desa Wisata Lumban Silintong, Desa Wisata Siboruon (Kabupaten Toba), Desa Wisata Papande, Desa Wisata Aritonang, dan Desa Wisata Sibandang (Kabupaten Tapanuli Utara), serta Desa Wisata Merek dan Desa Wisata Tongging (Kabupaten Karo).
Martini menyebutkan seusai pelatihan ini para peserta akan diminta menyusun proposal program pengembangan di desa masing-masing. Kemudian mereka mendapat pendampinvan dari para master trainer.
"Pesan Menparekraf Sandiaga Uno untuk menjaga kualitas kerja, dalam membangun sektor pariwisata yaitu dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," tambahnya.
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini Mohamad Paham menyampaikan keempat materi yang diberikan tersebut meliputi Manajemen Sdm, Digital Marketing, Digital Keuangan, serta Business Plan.
"Pelatihan ini dalam rangkaian Program Kampanye Sadar Wisata 5.0. Setelah menyelesaikan seri pelatihan, berupa pengembangan inovasi produk dan kapasitas bidang pariwisata serta ekonomi kreatif, pelatihan dilanjutkan dengan pengembangan kewirausahaan desa wisata," kata Martini dikutip, Jumat (11/11/2022).
Baca juga:Menparekraf Berharap Momentum Libur Nataru Bisa Dongkrak Pariwisata
Pelatihan menyasar pelaku pariwisata berasal dari delapan desa wisata di sekitar Destinasi Super Prioritas Danau Toba, yaitu Desa Wisata Silalahi Pagar Batu, Desa Wisata Lumban Silintong, Desa Wisata Siboruon (Kabupaten Toba), Desa Wisata Papande, Desa Wisata Aritonang, dan Desa Wisata Sibandang (Kabupaten Tapanuli Utara), serta Desa Wisata Merek dan Desa Wisata Tongging (Kabupaten Karo).
Martini menyebutkan seusai pelatihan ini para peserta akan diminta menyusun proposal program pengembangan di desa masing-masing. Kemudian mereka mendapat pendampinvan dari para master trainer.
"Pesan Menparekraf Sandiaga Uno untuk menjaga kualitas kerja, dalam membangun sektor pariwisata yaitu dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," tambahnya.