Penonton Konser Musik Membludak, Sosiolog: Penyaluran Rasa Rindu
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 14 November 2022 - 19:53 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Beberapa waktu belakangan, penikmat musik dikecewakan dengan adanya pembatalan konser yang dilakukan oleh pihak berwajib lantaran membludaknya penonton yang membuat keamanan sulit terkendali.
Meskipun tidak memakan korban jiwa tetapi beberapa konser seperti Berdendang Bergoyang dan NCT127 mengakibatkan puluhan penonton jatuh pingsan.
Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Sunyoto Usman mengatakan membludaknya penonton di sejumlah acara itu karena rasa rindu pada konser musik yang tertunda akibat pandemi.
Baca juga: Pemprov DKI Batasi Kapasitas Penonton Konser Musik Maksimal 70 Persen
Menurut Sunyoto, menonton konser melalui YouTube maupun streaming tidak memiliki sensasi.
"Kalau nonton streamingitu ada yang kurang, tetapi kalau di panggung terbuka kerinduan itu tersalurkan ditambah bisa bertemu kawan-kawan," ujar Sunyoto kepada Langit7, Senin (14/11/2022).
Terkait maraknya penyelenggara yang menghelat konser, Sunyoto menyebut hal itu karena bisnis semata. Terlebih setelah dua tahun bisnis tidak lancar akibat pandemi.
Meskipun tidak memakan korban jiwa tetapi beberapa konser seperti Berdendang Bergoyang dan NCT127 mengakibatkan puluhan penonton jatuh pingsan.
Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Sunyoto Usman mengatakan membludaknya penonton di sejumlah acara itu karena rasa rindu pada konser musik yang tertunda akibat pandemi.
Baca juga: Pemprov DKI Batasi Kapasitas Penonton Konser Musik Maksimal 70 Persen
Menurut Sunyoto, menonton konser melalui YouTube maupun streaming tidak memiliki sensasi.
"Kalau nonton streamingitu ada yang kurang, tetapi kalau di panggung terbuka kerinduan itu tersalurkan ditambah bisa bertemu kawan-kawan," ujar Sunyoto kepada Langit7, Senin (14/11/2022).
Terkait maraknya penyelenggara yang menghelat konser, Sunyoto menyebut hal itu karena bisnis semata. Terlebih setelah dua tahun bisnis tidak lancar akibat pandemi.