Di Forum Pangan G20, Prabowo Sebut Singkong Bisa Selamatkan Dunia
Redaksi
Selasa, 15 November 2022 - 19:24 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dalam forum G20 di Bali. (Foto: Fraksi Gerindra DPR RI)
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, mengatakan bahwa singkong bisa menjadi tanaman yang menyelamatkan dunia. Hal tersebut disampaikannya di forum keamanan pangan dunia negara-negara G20, Nusa Dua, Bali.
"Kita sudah mampu produksi pasta, mi instan, ini singkong," kata Prabowo dalam keterangannya, dikutip Selasa (15/11/2022).
Dalam forum internasional itu, Prabowo turut memamerkan produk olahan singkong tanah air. Prabowo menilai singkong bisa menjadi solusi di tengah krisis pangan yang melanda dunia.
Baca Juga:Yili Indonesia Dukung Sherpa G20 dengan Sajikan Olahan Susuk Terbaik
"Singkong bisa menjadi tanaman penyelamat dunia. Indonesia dapat jadi yang terdepan memproduksi, dan menyelesaikan ancaman terhadap ketahanan pangan," ujarnya.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa singkong merupakan tanaman yang efisien. Pendiri Microsoft, Bill Gates, disebut Prabowo pernah menggelontorkan dana sekitar 50 juta dolar AS untuk riset tentang singkong. Singkong disebut Gates sebagai tanaman efisien dan paling menarik di dunia.
Prabowo menuturkan bahwa konflik Rusia dan Ukraina berdampak pada ancaman ketahanan pangan dunia, akibat pasokan gandum dunia yang tidak stabil. Selain itu, perubahan iklim juga turut mempengaruhi masalah ini. Kendati demikian, Prabowo mengatakan solusi untuk masalah tersebut harus terus diupayakan oleh setiap stakeholder.
"Kita sudah mampu produksi pasta, mi instan, ini singkong," kata Prabowo dalam keterangannya, dikutip Selasa (15/11/2022).
Dalam forum internasional itu, Prabowo turut memamerkan produk olahan singkong tanah air. Prabowo menilai singkong bisa menjadi solusi di tengah krisis pangan yang melanda dunia.
Baca Juga:Yili Indonesia Dukung Sherpa G20 dengan Sajikan Olahan Susuk Terbaik
"Singkong bisa menjadi tanaman penyelamat dunia. Indonesia dapat jadi yang terdepan memproduksi, dan menyelesaikan ancaman terhadap ketahanan pangan," ujarnya.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa singkong merupakan tanaman yang efisien. Pendiri Microsoft, Bill Gates, disebut Prabowo pernah menggelontorkan dana sekitar 50 juta dolar AS untuk riset tentang singkong. Singkong disebut Gates sebagai tanaman efisien dan paling menarik di dunia.
Prabowo menuturkan bahwa konflik Rusia dan Ukraina berdampak pada ancaman ketahanan pangan dunia, akibat pasokan gandum dunia yang tidak stabil. Selain itu, perubahan iklim juga turut mempengaruhi masalah ini. Kendati demikian, Prabowo mengatakan solusi untuk masalah tersebut harus terus diupayakan oleh setiap stakeholder.