39 Calon Ketua Umum Melaju ke Muktamar 48 Muhammadiyah
Muhajirin
Rabu, 16 November 2022 - 19:30 WIB
Konferensi Pers jelang Muktamar ke 48 Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu (16/11/2022) (Dok Muhammadiyah)
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menjelaskan,Muhammadiyah memiliki mekanisme tersendiri dalam pemilihan ketua umum. Pengurus pusat membentuk panitia pemilihan ketua umum yang bekerja menyeleksi para tokoh Muhammadiyah kurang lebih dua tahun sebelumMuktamar.
Tahun ini, puluhan nama yang telah melewati tahap seleksi itu sudah disahkan sebanyak 39 orang melalui persidangan pada 5-6 November 2022 lalu. Selanjutnya, 39 calon pimpinan itu diseleksi lagi pada 19 November 2022 malam.
“Nanti, dalam hal pemilihan, 39 calon akan dipilih pada 19 November malam hari untuk dipilih 13 calon saja. 13 terpilih itulah yang nanti akan menjadi pimpinan pusat Muhammadiyah, dan memilih ketua Umum. Pemilihan ketua umum dibawa lagi ke Muktamar itu, di sidang pleno untuk disahkan,” kata Haedar Nashir dalam Konferensi Pers Jelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah secara daring, Rabu (16/11/2022).
Baca Juga: Din Syamsuddin Dorong Restrukturisasi Jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Haedar menjelaskan, Muktamar Muhammadiyah kali ini memang spesial karena ada dua tahap persidangan. Sidang pertama pembahasan materi sudah digelar pada 5-6 November 2022. Sidang itu digelar secara luring dan daring membahas seluruh materi Muktamar, kecuali pemilihan pimpinan.
Tahun ini, puluhan nama yang telah melewati tahap seleksi itu sudah disahkan sebanyak 39 orang melalui persidangan pada 5-6 November 2022 lalu. Selanjutnya, 39 calon pimpinan itu diseleksi lagi pada 19 November 2022 malam.
“Nanti, dalam hal pemilihan, 39 calon akan dipilih pada 19 November malam hari untuk dipilih 13 calon saja. 13 terpilih itulah yang nanti akan menjadi pimpinan pusat Muhammadiyah, dan memilih ketua Umum. Pemilihan ketua umum dibawa lagi ke Muktamar itu, di sidang pleno untuk disahkan,” kata Haedar Nashir dalam Konferensi Pers Jelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah secara daring, Rabu (16/11/2022).
Baca Juga: Din Syamsuddin Dorong Restrukturisasi Jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Haedar menjelaskan, Muktamar Muhammadiyah kali ini memang spesial karena ada dua tahap persidangan. Sidang pertama pembahasan materi sudah digelar pada 5-6 November 2022. Sidang itu digelar secara luring dan daring membahas seluruh materi Muktamar, kecuali pemilihan pimpinan.