Usai Kabur, Ashraf Gani Berencana Kembali ke Afghanistan
Ajeng ritzki
Kamis, 19 Agustus 2021 - 15:59 WIB
Muhammad Ashraf Gani Foto: Wikimedia Commons
Presiden Afghanistan yang melarikan diri, Muhammad Ashraf Ghani, menyatakan sedang merencanakan kepulangan ke Afghanistan. Ia kabur Uni Emirat Arab setelah Taliban mengepung Kabul awal pekan lalu.
Lewat siaran video Kamis (19/8/2021) di laman Facebook-nya, Ghani mengatakan tak ingin berlama-lama di UEA dan sedang mendiskusikan rencana kepulangannya.Ghani kabur ke luar negeri setelah Taliban mengambil alih Kabul pada Ahad (15/8/2021). Saat itu, ada yang mengatakan dia lari ke Tajikistan dan ada pula yang menyebut dia pergi ke Ceko.
Baca Juga:Ashraf Gani dan Keluarganya Berada di Uni Emirat Arab
Namun kemudian, Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab mengonfirmasi bahwa kini Ghani berada di negaranya. Ghani menyatakan bahwa ia pergi demi menghindari pertumpahan darah lebih lanjut.
Tindakan Ghani mendapat kecaman keras warga Afghanistan. Dia disebut pengecut dan pengkhianat karena lari dari Afghanistan saat negaranya dalam kekacauan.
Rakyat Afghanistan kian meradang setelah Kedutaan Besar Rusia di Kabul mengungkapkan Ghani kabur dengan helikopter penuh uang.
Dalam video tersebut Ghani menegaskan bahwa ia pergi dengan tujuan kebaikan, dan bukan untuk keselamatan dirinya.
Lewat siaran video Kamis (19/8/2021) di laman Facebook-nya, Ghani mengatakan tak ingin berlama-lama di UEA dan sedang mendiskusikan rencana kepulangannya.Ghani kabur ke luar negeri setelah Taliban mengambil alih Kabul pada Ahad (15/8/2021). Saat itu, ada yang mengatakan dia lari ke Tajikistan dan ada pula yang menyebut dia pergi ke Ceko.
Baca Juga:Ashraf Gani dan Keluarganya Berada di Uni Emirat Arab
Namun kemudian, Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab mengonfirmasi bahwa kini Ghani berada di negaranya. Ghani menyatakan bahwa ia pergi demi menghindari pertumpahan darah lebih lanjut.
Tindakan Ghani mendapat kecaman keras warga Afghanistan. Dia disebut pengecut dan pengkhianat karena lari dari Afghanistan saat negaranya dalam kekacauan.
Rakyat Afghanistan kian meradang setelah Kedutaan Besar Rusia di Kabul mengungkapkan Ghani kabur dengan helikopter penuh uang.
Dalam video tersebut Ghani menegaskan bahwa ia pergi dengan tujuan kebaikan, dan bukan untuk keselamatan dirinya.