Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 25 Juni 2026
home global news detail berita

Usai Kabur, Ashraf Gani Berencana Kembali ke Afghanistan

ajeng ritzki Kamis, 19 Agustus 2021 - 15:59 WIB
Usai Kabur, Ashraf Gani Berencana Kembali ke Afghanistan
Muhammad Ashraf Gani Foto: Wikimedia Commons
LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Afghanistan yang melarikan diri, Muhammad Ashraf Ghani, menyatakan sedang merencanakan kepulangan ke Afghanistan. Ia kabur Uni Emirat Arab setelah Taliban mengepung Kabul awal pekan lalu.

Lewat siaran video Kamis (19/8/2021) di laman Facebook-nya, Ghani mengatakan tak ingin berlama-lama di UEA dan sedang mendiskusikan rencana kepulangannya. Ghani kabur ke luar negeri setelah Taliban mengambil alih Kabul pada Ahad (15/8/2021). Saat itu, ada yang mengatakan dia lari ke Tajikistan dan ada pula yang menyebut dia pergi ke Ceko.

Baca Juga: Ashraf Gani dan Keluarganya Berada di Uni Emirat Arab

Namun kemudian, Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab mengonfirmasi bahwa kini Ghani berada di negaranya. Ghani menyatakan bahwa ia pergi demi menghindari pertumpahan darah lebih lanjut.

Tindakan Ghani mendapat kecaman keras warga Afghanistan. Dia disebut pengecut dan pengkhianat karena lari dari Afghanistan saat negaranya dalam kekacauan.

Rakyat Afghanistan kian meradang setelah Kedutaan Besar Rusia di Kabul mengungkapkan Ghani kabur dengan helikopter penuh uang.

Dalam video tersebut Ghani menegaskan bahwa ia pergi dengan tujuan kebaikan, dan bukan untuk keselamatan dirinya.

"Jangan percaya siapa pun yang memberi tahu Anda bahwa presiden Anda menjual Anda dan melarikan diri demi keuntungannya sendiri dan untuk menyelamatkan hidupnya sendiri," kata Ghani.

Baca Juga: Tragis dan Memilukan, Begini Usaha Warga Afghanistan Keluar dari Tanah Kelahirannya

"Saya diusir dari Afghanistan sedemikian rupa sehingga bahkan tak mendapat kesempatan melepas sandal dan memakai sepatu bot saya."

Ia mengklaim Taliban tetap memasuki Kabul meski sudah ada kesepakatan sebelumnya agar kelompok itu tak melakukannya. "Seandainya saya tinggal di sana, seorang presiden terpilih Afghanistan akan digantung lagi tepat di depan mata rakyat Afghanistan sendiri," ucapnya.

Sampai saat ini situasi di Afghanistan masih tak menentu. Meski istana kepresidenan dikuasai Taliban, belum ada pengumuman resmi mengenai struktur pemerintahan.

Baca Juga: Pastikan Keamanan WNI di Afghanistan, Pemerintah Jalin Komunikasi dengan Taliban

Wakil Presiden Afghanistan, Amrullah Saleh, pada Selasa (17/8/2021) malah mendeklarasikan merupakan penjabat presiden. Saleh mengacu pada Konstitusi Republik Islam Afghanistan yang menyatakan bahwa jika presiden tidak hadir, melarikan diri atau meninggal, wakil presiden pertama akan menjabat jadi Presiden.

"Saya berada di dalam negeri dan saya secara hukum dan sah bertanggung jawab atas posisi ini. Saya berkonsultasi dengan semua pemimpin negara untuk memperkuat posisi ini," kata Saleh di Twitter.

Baca Juga:

Meski Rusia Awalnya Dukung, Gorbachev: Invasi AS-NATO di Afghanistan Gagal Sejak Awal

Turki Berhasil Evakuasi Ratusan Warganya dari Afghanistan


(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 25 Juni 2026
Imsak
04:31
Shubuh
04:41
Dhuhur
11:59
Ashar
15:20
Maghrib
17:52
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan