LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah menjalin komunikasi dengan Taliban untuk memastikan keamanan Warga Negara Indonesia (WNI) dan KBRI di Afghanistan.
Kendati demikian, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menyatakan komunikasi yang dilakukan tersebut bukan merupakan komunikasi diplomatik.
Menurutnya, Indonesia telah menjalin komunikasi dengan Taliban sejak 2019 lalu saat Indonesia menjadi salah satu pihak dalam proses perdamaian Troika Plus.
"Sudah berkomunikasi," ujar Faizasyah dilansir dari Anadolu Agency, Rabu (18/8/2021).
Faizasyah menyebut kondisi sekitar 15 WNI di sana saat ini dalam kondisi baik.
"15 WNI ini beragam, ada yang di misi PBB ada juga yang menikah dengan warga negara setempat," terang Faizasyah.
Hingga saat ini rencana evakuasi 15 WNI tersebut masih terus dimatangkan oleh berbagai pihak.
Sebelumnya, Taliban mulai menguasai Afghanistan dengan mengambil alih kendali ibu kota Kabul dari tangan Presiden Ashraf Ghani pada Ahad lalu, dan menduduki istana kepresidenan.
Sumber: Anadolu Agency(jqf)