LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pemerintah Indonesia menyebut ada 37 warga negara Indonesia (WNI) di Venezuela dan memastikan saat ini mereka dalam keadaan aman, serta masih bisa melakukan komunikasi dengan KBRI.
Seperti diketahui Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Venezuela hingga menangkap Presiden Nicolas Maduro pada Sabtu, 3 Januari 2026 lalu. Hal ini membuat kondisi di sana mengkhawatirkan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang menyatakan hasil pantauan langsung KBRI Caracas per Tanggal 5 Januari 2026.
"Berdasarkan pantauan langsung KBRI Caracas, per tanggal 5 Januari 2026, KBRI Caracas memastikan bahwa saat ini seluruh 37 WNI di Venezuela dalam keadaan aman dan dapat tetap terus berkomunikasi dengan KBRI," kata Yvonne dalam keterangannya, dikutip Rabu (7/1/2026).
Baca juga: Donald Trump Akui Ambisius Rebut Greenland Demi Kuasai Kekayaan MineralIa menambahkan, masih terdapat gangguan jaringan komunikasi oleh provider nasional di wilayah Carakas dan pemadaman listrik di salah satu wilayah di sana.
Sementara itu, Pemerintah Indonesia terus mencermati dengan seksama perkembangan yang terjadi di Venezuela serta menyerukan secara tegas kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional. Hal ini termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam piagam PBB dan hukum humanitar internasional, khususnya perlindungan terhadap warga sipil yang keselamatan dan kondisinya harus tetap menjadi prioritas utama.
Indonesia juga meminta semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog, serta menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka.
"Secara umum, KBRI Caracas melaporkan situasi keamanan dan aktivitas sosial di Karakas mulai kondusif dan menunjukkan peningkatan," kata Yvonne.
Baca juga: Negara-negara Ini Bakal Jadi Target Serangan AS Selanjutnya, Setelah VenezuelaIa mencontohkan pasar swalayan serta stasiun pengisian bahan bakar di sana telah beroperasi kembali.
"Pasar swalayan telah beroperasi kembali dan tidak terlihat adanya fenomena panic buying di tengah warga. Stasiun pengisian bahan bakar juga telah dibuka dan mobilitas kendaraan di jalan-jalan utama mulai terlihat normal," ungkapnya.
Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Karakas telah memiliki contingency plan terkait situasi keamanan di Venezuela yang akan diberlakukan sekiranya dibutuhkan sesuai dengan perkembangan situasi terkini serta mengimbau WNI untuk terus siaga.
(lsi)