Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 10 Agustus 2026
home global news detail berita

Selat Hormuz Segera Dibuka? Iran Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi AS

tim langit 7 Senin, 10 Agustus 2026 - 05:00 WIB
Selat Hormuz Segera Dibuka? Iran Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi AS
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Iran menyebut kesepakatan dengan Oman untuk mengatur jalur pelayaran baru di Selat Hormuz kini memasuki tahap akhir. Namun, Teheran menegaskan jalur strategis tersebut belum akan dibuka kembali sebelum Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat yang diajukan Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Minggu bahwa kesepakatan mengenai Selat Hormuz yang berada di antara Iran dan Oman telah berada dalam “tahap akhir”. Meski demikian, ia kembali menegaskan bahwa pembukaan kembali selat tersebut tetap bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan lainnya.

Menurut kantor berita Mehr, kesepakatan itu akan mengatur jalur pelayaran baru yang akan digunakan setelah Amerika Serikat memenuhi persyaratan tersebut dan Selat Hormuz kembali dibuka.

Seorang pejabat Amerika Serikat sebelumnya mengatakan kepada Reuters pada Jumat bahwa kesepakatan antara Iran dan Oman sudah mendekati tercapai dan dapat segera membuka kembali jalur perairan tersebut. Sebelum Iran memblokadenya sebagai respons terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel, Selat Hormuz menjadi jalur bagi seperlima pengiriman minyak dan gas alam cair dunia.

Araghchi mengatakan Iran dan Amerika Serikat saat ini tidak terlibat dalam pembicaraan langsung. Menurut dia, Teheran tidak akan memulai perundingan selama Washington masih melanggar kesepakatan sementara yang ditandatangani pada Juni.

Meski tidak ada perundingan langsung, Araghchi mengatakan pesan antara Iran dan Amerika Serikat tetap dipertukarkan melalui para perantara.

Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap Iran pada akhir Februari dengan alasan ingin memastikan Iran tidak dapat memperoleh senjata nuklir atau mengancam kawasan melalui rudal dan kelompok-kelompok proksi.

Kedua negara kemudian menyepakati gencatan senjata pada Juni. Namun, Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade terhadap pelayaran Iran di kawasan Teluk pada Juli. Teheran menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang sebelumnya sudah mengalami keretakan.

“Setelah kesepakatan diumumkan untuk memulihkan pelayaran komersial tanpa hambatan, Amerika Serikat akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran,” kata pejabat AS tersebut kepada Reuters dengan syarat anonim.

Pejabat itu mengatakan tindakan Amerika Serikat akan dikaitkan dengan pelaksanaan komitmen Iran.

Pernyataan dari Washington tersebut menunjukkan adanya proses yang sangat sensitif menuju kesepakatan. Sejumlah sumber sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa rancangan kesepakatan tampaknya akan memberikan Teheran kendali atas kapal-kapal yang memasuki Teluk melalui Selat Hormuz. Para pelaku industri pelayaran menilai mekanisme tersebut tidak mudah diterapkan.

Status terbaru kesepakatan itu belum sepenuhnya jelas. Respons Iran menunjukkan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz juga akan bergantung pada sejumlah faktor lain.

Araghchi mengatakan salah satu syarat pembukaan kembali selat tersebut adalah kompensasi dari Amerika Serikat kepada Iran atas serangan yang meluas terhadap negara itu.

Sekretaris badan keamanan nasional tertinggi Iran, Mohammad Baqer Zolqadr, juga menyebut sejumlah tuntutan lainnya. Di antaranya adalah penghentian ancaman Amerika Serikat terhadap Iran, penghentian agresi terhadap Iran serta sekutu-sekutunya di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak, pencabutan blokade dan sanksi terhadap Iran, serta pembebasan aset-aset Iran.

Pada Sabtu, Uni Emirat Arab mengatakan Iran telah menyerang sebuah kapal yang berafiliasi dengan perusahaan minyak milik negara tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada komentar langsung dari Iran mengenai tuduhan itu.

Sementara itu, Kementerian Energi Arab Saudi mengatakan kebakaran sempat terjadi di kilang Jazan milik Saudi Aramco. Kebakaran tersebut kemudian berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban luka, sementara pihak berwenang menangani insiden tersebut.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 10 Agustus 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:22
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan