Waspada Jeratan Pinjol, Simak Adab Berutang yang Diajarkan Rasulullah SAW
Ummu hani
Jum'at, 18 November 2022 - 20:12 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Akhir-akhir ini, marak kasus mahasiswa terjerat pinjaman online alias pinjol. Praktik pinjol sejatinya sangat meresahkan seluruh elemen masyarakat.
Alih-alih solusi masalah keuangan, pinjol justru menjadi bumerang bagi peminjam. Banyak orang terlilit utang dan sulit melunasinya karena bunga tinggi. Belum lagi tempo waktu yang ditentukan kerap disertai ancaman dan teror.
Baca Juga:Pinjol Jerat Mahasiswa, Murniati: Miris Padahal Al-Quran Sudah Ingatkan Hati-Hati
Melansir dari MUI, Jumat (18/11/2022), Rasulullah SAW telah memberi peringatan akan bahaya utang dalam sabdanya. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW senantiasa berdoa kepada Allah SAW dan memohon perlindungan agar tidak terlilit utang.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو فِي الصَّلَاةِ وَيَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنْ الْمَغْرَمِ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ
"Dari 'Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW berdoa dalam sholat, "Allahumma innii a'uudzu bika minal ma'tsami wal maghram" (Ya Allah aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan terlilit utang)."
Menurut Rasullah SAW, orang yang ingin berutang hendaklah benar-benar karena terpaksa. Lebih baik menghindari utang sebisa mungkin. Sebab orang yang berutang rawan berbohong dan tidak menepati janji.
Alih-alih solusi masalah keuangan, pinjol justru menjadi bumerang bagi peminjam. Banyak orang terlilit utang dan sulit melunasinya karena bunga tinggi. Belum lagi tempo waktu yang ditentukan kerap disertai ancaman dan teror.
Baca Juga:Pinjol Jerat Mahasiswa, Murniati: Miris Padahal Al-Quran Sudah Ingatkan Hati-Hati
Melansir dari MUI, Jumat (18/11/2022), Rasulullah SAW telah memberi peringatan akan bahaya utang dalam sabdanya. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW senantiasa berdoa kepada Allah SAW dan memohon perlindungan agar tidak terlilit utang.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو فِي الصَّلَاةِ وَيَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنْ الْمَغْرَمِ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ
"Dari 'Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW berdoa dalam sholat, "Allahumma innii a'uudzu bika minal ma'tsami wal maghram" (Ya Allah aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan terlilit utang)."
Menurut Rasullah SAW, orang yang ingin berutang hendaklah benar-benar karena terpaksa. Lebih baik menghindari utang sebisa mungkin. Sebab orang yang berutang rawan berbohong dan tidak menepati janji.