Malaysia Gelar Pemilu 2022, 4 Kandidat PM Bertarung Sengit
Muhajirin
Sabtu, 19 November 2022 - 11:25 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Malaysia mengadakan pemilihan umum (Pemilu) parlemen ke-15 (GE 15) pada Sabtu (19/11/2022). Pemilu tersebut sekaligus menentukan perdana menteri (PM) yang baru.
Pemilu ke-15 menjadi salah satu kontes politik yang paling sengit di negara tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Ada tiga koalisi utama yang bersaing yakni Barusan Nasional (BN), Pakatan Harapan (PH), dan Perikatan Nasional (PN). Ketiganya berupaya mencapai bagian terbesar dari kursi federal yang tersedia untuk membentuk pemerintahan berikutnya.
Baca juga: Mahfud MD Minta WNI di Malaysia Jaga Akhlak
Sementara itu, koalisi Gerakan Tanah Air (GTA) yang dipimpin mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad, juga ikut bersaing. Ada juga Gabungan Rakyat Sabah dan Gabungan Parti Sarawak.
Mengutip data Komisi Pemilihan Umum Malaysia (SPR), Sebanyak 21 juta warga memenuhi syarat untuk memberikan suara dalam Pemilu tersebut. sementara itu, 222kursi parlemen akan diperebutkan pada hari pemungutan suara.
Pemilu di Malaysia mempunyai dua tingkatan yaitu tingkat federal/persekutuan dan tingkat negeri/negara bagian. Pemilihan tingkat federal adalah untuk memilih anggota legislative untuk majelis legislatif rendah atau disebut Dewan Rakyat yang nantinya akan menjadi bagian dari Parlemen Malaysia.
Sedangkan, pemilihan tingkat negara bagian adalah memilih anggota legislative untuk mejalis negeri/negara bagian atau disebut Dewan Undangan Negeri.
Pemilu ke-15 menjadi salah satu kontes politik yang paling sengit di negara tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Ada tiga koalisi utama yang bersaing yakni Barusan Nasional (BN), Pakatan Harapan (PH), dan Perikatan Nasional (PN). Ketiganya berupaya mencapai bagian terbesar dari kursi federal yang tersedia untuk membentuk pemerintahan berikutnya.
Baca juga: Mahfud MD Minta WNI di Malaysia Jaga Akhlak
Sementara itu, koalisi Gerakan Tanah Air (GTA) yang dipimpin mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad, juga ikut bersaing. Ada juga Gabungan Rakyat Sabah dan Gabungan Parti Sarawak.
Mengutip data Komisi Pemilihan Umum Malaysia (SPR), Sebanyak 21 juta warga memenuhi syarat untuk memberikan suara dalam Pemilu tersebut. sementara itu, 222kursi parlemen akan diperebutkan pada hari pemungutan suara.
Pemilu di Malaysia mempunyai dua tingkatan yaitu tingkat federal/persekutuan dan tingkat negeri/negara bagian. Pemilihan tingkat federal adalah untuk memilih anggota legislative untuk majelis legislatif rendah atau disebut Dewan Rakyat yang nantinya akan menjadi bagian dari Parlemen Malaysia.
Sedangkan, pemilihan tingkat negara bagian adalah memilih anggota legislative untuk mejalis negeri/negara bagian atau disebut Dewan Undangan Negeri.