Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Malaysia Gelar Pemilu 2022, 4 Kandidat PM Bertarung Sengit

Muhajirin Sabtu, 19 November 2022 - 11:25 WIB
Malaysia Gelar Pemilu 2022, 4 Kandidat PM Bertarung Sengit
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Malaysia mengadakan pemilihan umum (Pemilu) parlemen ke-15 (GE 15) pada Sabtu (19/11/2022). Pemilu tersebut sekaligus menentukan perdana menteri (PM) yang baru.

Pemilu ke-15 menjadi salah satu kontes politik yang paling sengit di negara tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Ada tiga koalisi utama yang bersaing yakni Barusan Nasional (BN), Pakatan Harapan (PH), dan Perikatan Nasional (PN). Ketiganya berupaya mencapai bagian terbesar dari kursi federal yang tersedia untuk membentuk pemerintahan berikutnya.

Baca juga: Mahfud MD Minta WNI di Malaysia Jaga Akhlak

Sementara itu, koalisi Gerakan Tanah Air (GTA) yang dipimpin mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad, juga ikut bersaing. Ada juga Gabungan Rakyat Sabah dan Gabungan Parti Sarawak.

Mengutip data Komisi Pemilihan Umum Malaysia (SPR), Sebanyak 21 juta warga memenuhi syarat untuk memberikan suara dalam Pemilu tersebut. sementara itu, 222 kursi parlemen akan diperebutkan pada hari pemungutan suara.

Pemilu di Malaysia mempunyai dua tingkatan yaitu tingkat federal/persekutuan dan tingkat negeri/negara bagian. Pemilihan tingkat federal adalah untuk memilih anggota legislative untuk majelis legislatif rendah atau disebut Dewan Rakyat yang nantinya akan menjadi bagian dari Parlemen Malaysia.

Sedangkan, pemilihan tingkat negara bagian adalah memilih anggota legislative untuk mejalis negeri/negara bagian atau disebut Dewan Undangan Negeri.

Jumlah anggota legislatif yang duduk di masing-masing Dewan Negeri bervariasi. Sarawak merupakan negara bagian yang memiliki anggota legislatif terbesar yaitu 82 kursi. Sedangkan, Perlis merupakan negara bagian dengan jumlah kursi terkecil yaitu 15.

Baca juga: Kronologi Skandal 1MDB, Penyebab Eks PM Malaysia Dipenjara 12 Tahun

Seperti halnya pemilu tingkat federal, partai pemenang pada pemilu tingkat negeri berhak membentuk pemerintahan eksekutif. Umumnya, pemilihan umum tingkat negeri dilaksanakan bersamaan dengan pemilihan umum parlemen.

Pada pemilu ke-15 ini, ada empat kandidat PM Malaysia. Mereka adalah Ismail Sabri Yakoob (62 tahun) dari Barisan Nasional (BN), Anwar Ibrahim (75) dari Pakatan Harapan, Muhyiddin Yassin (75) dari Perikatan Nasional, dan Ahmad Zahid Hamidi (69) dari organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu.

Seorang Ilmuwan Politik dari Sunway University di Kuala Lumpur, Prof Wong Chin Huat, mengatakan, pemilu Malaysia kali ini berbeda dengan yang sebelumnya. Itu karena lebih banyak kandidat.

“Putaran ini kami memiliki tiga koalisi nasional dan tiga blok regional di Sabah dan Sarawak yang mencoba berperan sebagai raja,” kata Wong, dikutip dari CAN.

Beberapa pemilih mungkin akan merasa bingung karena lebih banyak pilihan kadidat dan pertarungan. Mereka tidak lagi melihat gejolak politik dari anggota parlemen yang berpindah kubu setelah terpilih.

Baca juga: Ini Rahasia Perdana Menteri Tertua di Dunia Tetap Sehat di Usia 96 Tahun

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)