home global news

Meski Banyak Kekurangan di Indonesia, Kita Harus Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

Kamis, 19 Agustus 2021 - 18:50 WIB
Ilustrasi petani mensyukuri kemerdekaan di tengah Pandemi Covid-19 (foto: langit7.id/istock)
Para pendiri bangsa memiliki cita-cita mulia saat memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Mereka bercita-cita membentuk sebuah negara yang bebas dari penjajahan, memiliki asas ketaatan terhadap hukum, menjamin kemerdekaan beragama, berserikat, dan berpendapat, serta berdaulat secara ekonomi, politik, dan pertahanan.

Konsep tersebut tertuang dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Namun, ketika membicarakan kemerdekaan, ada dua hal yang mesti dicermati. Pertama, kemerdekaan ada karena jerih payah para pahlawan.

Para pahlawan dari lintas suku dan etnis, serta lintas agama. Mereka menihilkan perbedaan, mengupayakan persatuan untuk menyongsong kemerdekaan, dan mewariskan kepada generasi penerus bangsa.

Kedua, generasi saat ini memang tidak ikut secara fisik dalam berjuang merebut kemerdekaan, maka menjadi kewajiban bagi generasi penerus untuk mempertahankan dan mengisinya agar cita-cita pendiri bangsa bisa terwujud. Mencintai Indonesia tidak membutuhkan dalil, karena ini adalah perkara asasi.

Rektor Institut Agama Islam Al Falah Assuniyyah (Inaifas) Jember, Gus Rijal Mumazziq Z, mengatakan, generasi saat patut bersyukur karena keamanan dan ketertiban usai Indonesia merdeka bisa dijalankan dengan baik, meski ada kekurangan di sana sini. Ketika sebuah bangsa memiliki keamanan stabil, maka penduduk bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi, menyalurkan aspirasi politik, dan bisa menikmati akses pendidikan dengan baik.

“Secara realistis, Indonesia bisa memiliki tiga ciri sebuah negara damai: kemerdekaan berserikat dan berpendapat, akses pendidikan bagi penduduknya, dan peningkatan kualitas ekonomi warganya,” kata Gus Rijal, dikutip akun Facebook Rijal Mumazziq Z, Kamis (19/8/2021).

Menurut Gus Rijal, jika keamanan sudah terpenuhi, maka Indonesia bisa menjadi negara sejahtera. Kesejahteraan sebuah negara antara lain bisa dilihat dalam indeks kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pendapatan perkapita.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hut 76 ri hari merdeka kemerdekaan indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya