Pentas Kelas Akting Salihara 2022 Bawakan Tiga Lakon
Hasanah syakim
Rabu, 23 November 2022 - 21:13 WIB
Pertunjukan teater dengan lakon surat-surat karna yang digelar di Teater Salihara beberapa waktu lalu (foto: instagram/ komunitassalihara)
Komunitas Salihara menghadirkan pementasan Kelas AktingSalihara 2022 dari para peserta Kelas Akting Tingkat 1 dan 2. Para peserta akan membawakan tiga lakon, yakni Kotak Teka-Reki; Tuhan, Tolong Bunuh Emak; dan Makan Malam. Pertunjukan akan digelar mulai 25 - 26 November 2022.
Kurator Teater Komunitas Salihara, Hendromasto Prasetyo menjelaskan tujuan utama dari program Kelas Akting ini, yaitu untuk mendistribusikan pengetahuan kepada mereka yang tertarik mendalami seni peran.
Menurut Hendromasto, hasil dari pelatihan ini tentunya dapat diimplementasikan, sesuai kebutuhan masing-masing peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga:Teater Salihara Pentaskan Lakon Surat-surat Karna
“Program ini sejak awal didesain untuk menjadi ruang mendistribusikan pengetahuan, yakni seni peran. Kita percaya seni peran tidak hanya berguna bagi para aktor di panggung atau di depan kamera, tetapi juga bisa untuk keseharian," ujar Hendromasto dalam keterangannya Rabu (23/11/2022).
Lebih lanjut, Hendromasto mengungkapkan bahwa bagaimana seni peran dapat dipahami semua orang, tanpa peduli latar belakangnya. Sehingga kata dia, hadirnya kelas para peserta diharapkan bisa mendalami dan mengimplementasikannya sesuai kebutuhan masing-masing.
Kelas Akting Salihara merupakan program reguler yang diselenggarakan setiap tahun. Kelas dibagi dalam tingkat 1 dan tingkat 2. Dalam program ini, peserta akan mendalami metode keaktoran menggunakan Sistem Stanislavski selama tiga bulan.
Kurator Teater Komunitas Salihara, Hendromasto Prasetyo menjelaskan tujuan utama dari program Kelas Akting ini, yaitu untuk mendistribusikan pengetahuan kepada mereka yang tertarik mendalami seni peran.
Menurut Hendromasto, hasil dari pelatihan ini tentunya dapat diimplementasikan, sesuai kebutuhan masing-masing peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga:Teater Salihara Pentaskan Lakon Surat-surat Karna
“Program ini sejak awal didesain untuk menjadi ruang mendistribusikan pengetahuan, yakni seni peran. Kita percaya seni peran tidak hanya berguna bagi para aktor di panggung atau di depan kamera, tetapi juga bisa untuk keseharian," ujar Hendromasto dalam keterangannya Rabu (23/11/2022).
Lebih lanjut, Hendromasto mengungkapkan bahwa bagaimana seni peran dapat dipahami semua orang, tanpa peduli latar belakangnya. Sehingga kata dia, hadirnya kelas para peserta diharapkan bisa mendalami dan mengimplementasikannya sesuai kebutuhan masing-masing.
Kelas Akting Salihara merupakan program reguler yang diselenggarakan setiap tahun. Kelas dibagi dalam tingkat 1 dan tingkat 2. Dalam program ini, peserta akan mendalami metode keaktoran menggunakan Sistem Stanislavski selama tiga bulan.