Dahlan Iskan Kritik Narasi Partai Gelora Bawa Indonesia 5 Besar Dunia
Muhajirin
Kamis, 24 November 2022 - 17:30 WIB
Dahlan Iskan (foto: Antara)
Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mengkritik narasi yang sering disampaikan Partai Gelora yang hendak membawa Indonesia jadi negara nomor 5 terbesar di dunia dalam aspek ekonomi. Menurutnya, pernyataan itu hanya narasi untuk menarik simpati yang belum disertai desain jelas untuk mencapai target besar tersebut.
“Agenda ke depan ini kan Indonesia diharapkan menjadi negara nomor 5 terbesar di dunia. Berarti, di bawah Jerman di atas Inggris dan Prancis. Apakah itu mungkin dalam waktu lima tahun atau 10 tahun? Dalam statistik, kalau mau mengukur 10 tahun yang akan datang, berarti kita harus melihat 10 tahun yang lalu,” kata Dahlan Iskan dalam webinar yang digelar Gelora TV, Rabu sore (23/11/2022).
Dahlan Iskan memberikan analisis ekonomi jika memang Indonesia ingin mencapai target 5 besar di dunia. Dia mencontohkan sektor Pendapatan Perkapita Indonesia selama delapan tahun terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, pendapatan per kapita Indonesia cenderung stagnan di angka US$4.500.
Baca Juga: Partai Gelora Targetkan Lolos Parliamentary Threshold pada Pemilu 2024
Pada 2021, data CEIC menyebutkan Indonesia memiliki pendapatan per kapita sebesar US$4.349,17. Jumlah itu itu meningkat dibandingkan 2020 sebesar US$3.927,33.
“Agenda ke depan ini kan Indonesia diharapkan menjadi negara nomor 5 terbesar di dunia. Berarti, di bawah Jerman di atas Inggris dan Prancis. Apakah itu mungkin dalam waktu lima tahun atau 10 tahun? Dalam statistik, kalau mau mengukur 10 tahun yang akan datang, berarti kita harus melihat 10 tahun yang lalu,” kata Dahlan Iskan dalam webinar yang digelar Gelora TV, Rabu sore (23/11/2022).
Dahlan Iskan memberikan analisis ekonomi jika memang Indonesia ingin mencapai target 5 besar di dunia. Dia mencontohkan sektor Pendapatan Perkapita Indonesia selama delapan tahun terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, pendapatan per kapita Indonesia cenderung stagnan di angka US$4.500.
Baca Juga: Partai Gelora Targetkan Lolos Parliamentary Threshold pada Pemilu 2024
Pada 2021, data CEIC menyebutkan Indonesia memiliki pendapatan per kapita sebesar US$4.349,17. Jumlah itu itu meningkat dibandingkan 2020 sebesar US$3.927,33.