home global news

Tiga Wilayah di Cianjur Krisis Air Bersih Pascagempa

Sabtu, 26 November 2022 - 19:30 WIB
Foto udara kondisi permukiman warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Foto: dok. BNPB)
Gempa bumi Magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengakibatkan sejumlah kerugian baik materiil maupun nonmateriil. Selain banyaknya rumah warga yang hancur karena gempa, masyarakat di Cianjur juga mengalami krisis air bersih.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah (BPBD) Kabupaten Bogor, dikutip Sabtu (26/11/2022), beberapa wilayah mengalami krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Di antaranya Kampung Baros, Desa Ciherang Kecamatan Pacet, Kabupaten Bogor.

Peristiwa ini menyebabkan sumber mata air untuk masyarakat di wilayah tersebut kekurangan. Imbasnya, kebutuhan masyarakat seperti untuk mandi, minum, dan memasak jadi terhambat.

Baca Juga:Awkarin Turun ke Lapangan Bantu Pengungsi Gempa Cianjur

Anggota TRC BPBD Kabupaten Bogor langsung bergerak mengirimkan air bersih sebanyak 2 tangki dengan kapasitas 10.000 liter yang diambil dari PDAM Cibodas, Kecamatan Pacet. Tangki-tangki itu kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana untuk digunakan sesuai kebutuhan sehari-hari.

Air bersih sudah terdistribusikan untuk masyarakat yang sangat membutuhkan di Kabupaten tersebut. Meski demikian, BPBD menilai situasi akhir untuk saat ini suplai air masih dibutuhkan. Sebab, saluran air warga masih terputus akibat dampak longsor pasca gempa.

Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Sukabumi-Cianjur pada (21/11) lalu. Gempa menyebabkan banyak rumah warga yang roboh dan ratusan nyawa melayang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
krisis cianjur air bersih gempa cianjur
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya