home home & garden

Filosofi Rumah Limasan, Terdapat Simbar Perlambang Rukun Islam

Selasa, 29 November 2022 - 13:30 WIB
Rumah Limasan. Foto: iStock.
Arsitek dan Desainer Interior Yuli Andyono menyebut rumah limas atau limasan menyimpan filosofi yang kurang lebih mirip dengan Joglo. Rumah tradisional ini terdiri dari lima tingkat dengan makna dan fungsi yang berbeda-beda.

"Biasanya desain bangunan limas itu pakai filosofi Kekijing. Memakai itu karena tiap ruangannya diatur berdasarkan usia, jenis kelamin, bakat, pangkat, serta martabat. Kalau secara sederhana ada penggolongan. Jadi beda-beda sih sama bangunan pada umumnya," ujar Yuli kepada Langit7, Selasa (29/11/2022).

Dia melanjutkan, limasan semacam bentuk lain dari rumah joglo, namun berbeda. Perbedaannya ada pada bagian atap rumah limasan yang terlihat mirip dengan atap rumah tradisional Sumatera Selatan.

Baca juga: Rumah Limasan di Era Modern, Gaya Hidup Merawat Tradisi

Di bagian atap, lanjut Yuli, terlihat ornamen simbar berbentuk tanduk dan melatih. Selain sebagai ornamen, simbar ini berfungsi sebagai penangkal petir.

Ada berbagai makna dari ornamen ini, tergantung dari jumlah simbarnya. Menurut Yuli, simbar dua tanduk bermakna Adam dan Hawa. Sementara simbar tiga tanduk mewakili arti matahari, bulan, dan bintang. Empat simbar diartikan sahabat nabi dan lima tanduk melambangkan rukun Islam.

Umumnya, kata arsitek sekaligus founder Indonesian Writers INC ini, struktur rumah limas dibangun menghadap ke arah timur dan barat. Rumah yang mengarah ke timur disebut dengan Matoari Edop atau matahari yang melambangkan kehidupan baru.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
rumah tradisional rumah limasan arsitek filosofi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya